![]() |
|
|
PaturaNews (Brebes) - Sedikitnya enam puluh empat rumah warga dan puluhan pohon tumbang akibat diterjang angin puting beliung di Dukuh Kelapa Sawit, Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 21 Februari 2011 malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dari 64 rumah yang rusak, lima di antaranya rusak parah, yakni pada bagian atap serta gentingnya ambruk. Rumah warga yang rusak rata-rata milik keluarga tidak mampu, yang bangunanya menggunakan bambu. Hingga Selasa 22 Febrauri 2011 pagi, warga sibuk gotong royong membetulkan rumah-rumah yang rusak.
Menurut kesaksian, Warsito yang rumahnya ikut diterjang puting beliung, malam itu dia melihat pusaran angin kencang disertai kobaran api menggulung. Hanya kisaran detik, angin tersebut mampu memporak-porandakan puluhan rumah dan membuat panik warga.
“Semalam terjadi putting beliung yang merusak 64 rumah warga, bahkan ada 7 yang roboh. Angin itu disertai kobaran api hingga warga panik,” ujar Warsito
Badan Meteorologi Kloimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal, sudah memperingatkan warga untuk hati-hati dan waspada tentang bahaya terjadinya angin putting beliung di kawasan pantura wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan, Jawa Tengah.
Sebelumnya, sedikitnya 40 rumah warga porak poranda dan puluhan pohon tumbang di Dukuh Bentarsari, Desa Bngsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akibat diterjang puting beliung, Rabu 16 Pebruari 2011 malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Dari 40 rumah, 10 di antaranya rusak parah, yakni pada bagian atap serta genting. Rumah warga yang rusak rata-rata milik keluarta golongan tidak mampu, yang bangunanya menggunakan bambu.
Dikatakan Tarnyan, warga yang rumahnya rusak parah, sesaat sebelum angin ribut datang, cuaca mendung disertai gerimis. "Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan anginnya kencang sekali menerpa rumah kami. Kami panik dan langsung mengajak anak istri keluar rumah," ujarnya.