![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Ketenangan warga Petunjungan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, mendadak geger saat ada kabar Sahiran (25) warga RT 05 RW 2 ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, Selasa 08 Pebruari 2011 pagi. Dugaan sementara, pemuda tersebut nekad mengakhiri hidupnya, karena tak kuat menahan sakit ginjal yang sudah divonis kronis oleh medis. Aksi nekad yang dilakukan oleh Sahiran, kali pertama diketahui oleh orangtuanya sekitar pukul 08.30 WIB.
Pagi itu, ayah Sahiran, Sunarso sangat kaget saat melihat anaknya sudah menggantung di ruangan tengah rumahnya. Tak pelak, teriakan dan tangis membuat warga lingkungan sekitar geger. Hingga akhirnya dalam hitungan menit, jajaran dari Polsek Bulakamba langsung mendatangi TKP.
Kapolsek Bulakamba, AKP Sobari mengatakan bahwa aksi nekad yang dilakukan Sahiran, menggunakan tali plastik berwarna putih di ruang tengah rumahnya. ''Dari hasil pemeriksaan di TKP, kami tidak menemukan tanda-tanda penganiyaan maupun tindak kekerasan lainnya. Sedangkan dari keterangan keluarga korban, dugaan aksi nekad yang dilakukan Sahiran lantaran dia mengalami sakit ginjal yang tak kunjung sembuh,'' jelasnya.
Atas dasar tidak adanya temuan mencurigakan, polisi memilih melakukan penyelidikan tanpa membawa jasad korban ke rumah sakit. Usai sejumlah saksi diperiksa, polisi juga menyerahkan jasad korban ke keluarganya untuk selanjutnya dimakamkan.
Sunarso membenarkan kalau anaknya mengalami sakit ginjal yang kata medis sudah sangat kronis. ''Ya, memang beberapa hari terakhir, Sahiran sering mengeluhkan penyakit ginjalnya,'' pungkasnya.