![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Setelah enam hari menghilang, Sudirno (43) warga Dukuh Taman RT 04 RW 04 Desa Pandansari, Kecamantan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dengan kondisi tak bernyawa, Jumat 04 Pebruari 2011 sekitar pukul 05.30 WIB.
Jenazah Sudirno yang sudah membusuk dan sulit dikenali itu, ditemukan oleh seorang wanita yang tengah mencari kayu bakar di aliran Sungai Erang, Dukuh Kalibuntu yang masuk wilayah Desa Wanatirta.
Informasi yang diperoleh, sebelumnya Sudirno menghilang sejak Minggu 30 Januari 2011 sekitar pukul 12.00 WIB setelah bekerja di kebun sayur miliknya. Mulanya bermaskud buang air besar di sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari kebun tempatnya bekerja. Diduga korban terpeleset di sungai itu dan hanyut dibawa arus sungai.
Upaya pencarian sempat dilakukan oleh pihak keluarga dan aparat keamanan bahkan Tim SAR Brebes juga sempat datang untuk membantu melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di pingirana Sungai Erang. Meski begitu ayah enam anak itu tak ditemukan. "Sudah dilakukan pencarian tapi nihil, baru pagi tadi seorang wanita yang melihat jenazahnya," ujar Kepala Desa Pandansari, Khamdo.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas Polsek Paguyangan bersama warga dan dibawa ke RSU Bumiayu untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan dan dugaan kuat meninggal karena hanyut terseret arus sungai.
Kapolsek Paguyangan Paguyangan, AKP Sukoyo mengatakan, dugaan kuat Sudirno meninggal akibat terpeleset dan terbawa arus sungai. "Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, dugaan korban tewas karena terbawa arus sungai," tegasnya.