Polisi Belum Berhasil Ungkap Identitas Mayat di Bawah Jembatan
ZM-Zaenal Muttaqin
Selasa, 18/01/2011, 18:05:00 WIB

Mayat tak dikenal masih tergeletak di kamar jenazah RSU Bumiayu, belum ada pihak yang mengakuinya sebagai anggota keluarganya (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Teka-teki identitas lelaki yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Sungai Glagah, jalan raya Tegal - Purwokerto, tepatnya di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamtan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, masih misterius. Polsek Tonjong hingga Selasa 18 Januari 2011 belum berhasil mengungkap mayat pria yang ditemukan Senin 17 Januari 2011, kendati identifikasi sudah dilakukan.

Kapolres Brebes, AKBP Beno Laohenepessy SIK MH, melalui Kapolsek Tonjong, AKP Aljihat, mengaku hingga hari ini masih menyidik identitasnya. "Identitasnya belum bisa kami pastikan, karena kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Aljihat, berdasarkan hasil identifikasi petugas, pria misterius diperkirakan tewas akibat jatuh dari atas jembatan ke dasar jembatan dengan kedalaman sekitar 13 meter. "Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, adanya luka akibat terbentur setelah terjatuh dari atas jembatan setinggi 13 meter," ujarnya.

Belum ada satu pun warga yang mengaku mengenali mayat itu, termasuk warga Desa Linggapura, tempat dimana ditemukannya mayat. "Kami sudah berusaha menyebarkan informasi. Mudah-mudahan saja masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya bisa melapor, sehingga identitas mayat itu bisa kita ungkap," tutur Aljihat.

Saat ini mayat masih dititipkan di Kamar Jenazah RSU Bumiayu. Jika sampai besok tetap belum ada pihak yang mengaku sebagai anggota keluarganya, mayat lelaki itu akan dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Linggapura. "Sesuai prosedur kalau sampai tiga hari tidak ada yang mengakui sebagai anggota kleuarganya, jenazah akan kami kubur di TPU Linggapura," ucap Aljihat.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki tanpa identias ditemukan di bawah Jembatan Sungai Galagah, jalan raya antara Tegal - Purwokerto, Senin 17 Januari 2011 sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan kondisi mayat tertelungkup di lantai beton dasar jembatan, dekat pilar tengah penyangga jembatan. Pada bagian dahi kepalanya menglami luka benturan. Korban yang diperkirakan berusia 55 tahun itu mengenakan, kemeja putih bergaris hitam dan celana training warna biru, serta tidak ada selembar kartu identitas apapun.