![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Ternyata belum semua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terdaftar di Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Banyak LSM yang tidak aktif dalam berbagai kegiatan, maupun memberikan laporan pertanggung jawaban.
Kasi Politik dan Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Brebes, Drs. H. Kholidin mengatakan, dari 69 LSM maupun Ormas yang terdaftar ternyata yang aktif hanya sekitar 20-an saja. Sedangkan sisanya tidak pernah aktif dalam berbagai kegiatan di lapangan.
Bahkan 2 LSM diantaranya juga belum memberikan laporan pertanggung jawaban pada akhir tahun 2010. Kedua LSM tersebut, yakni Kwali yang diketuai Suwarso dan Ki Joko Poleng yang diketuai Untung Setiono.
"Kalau pada batas akhir, yakni pada bulan Maret 2011, kedua LSM tersebut bisa saja tidak akan mendapat bantuan dana sosial lagi dari Pemkab Brebes. Begitu juga dengan banyaknya LSM atau Ormas yang terdaftar, tapi tidak pernah aktif dalam berbagai kegiatan dilapangan, bisa juga mereka tidak akan mendapatkan bantuan dana," katanya saat dikonfirmasi PanturaNews, Senin 17 Januari 2011.
Terkait dengan penerimaan bantuan dana dari Pemkab, menurutnya, jumlahnya bervariatif yakni sekitar Rp 2 sampai Rp 10 juta.
"Bagi LSM atau Ormas yang selalu aktif bisa saja mendapat bantuan dana sosial sekitar Rp 10 juta. Tapi kalau yang jarang-jarang aktif dalam kegiatan dilapangan hanya Rp 2 juta. Kalau ternyata tidak aktif sama sekali, ya Pemkab bisa saja tidak akan memberikan bantuan, meski ada pengajuan proposal untuk permohonan dana," ujarnya.