|
|
Ilustrasi demo warga (Foto: dokumen) |
|
PanturaNews (Brebes) - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Plkades) Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu 15 Januari 2011, massa warga setempat melakukan aksi demo di halaman Kantor Desa. Pasalnya, sekitar seratusan warga yang seharusnya memiliki hak dan kewajiban untuk memilih calon kepala desa (Cakades), tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades.
Pantauan PanturaNews dilapangan, Jumat 14 Januari 2010, ratusan warga yang memprotes kepada Ketua Panitia Pilkades, yakni Moh. Maruf itu terus melakukan yel-yel. Nampak dalam aksi tersebut puluhan aparat keamanan, baik dari Kepolisian dan Koramil mengamankan jalannya aksi.
Sementara panitia Pilkades dengan dibantu instansi terkait, membahas permasalahan tersebut di ruang kantor Desa Jagalempeni.
Anton, seorang warga yang ikut berdemo mengatakan, dia bersama warga lainnya melakukan aksi demo karena tidak masuk dalam DPT. "Padahal besok sudah pelaksanaan Pilkades, tapi yang terjadi malah semrawut. Ini jelas, panitia Pilkadesnya tidak beres dan tidak profesional," ujarnya.
Menurutnya, untuk Pilkades Jagalempeni, calon yang akan merebut kursi Kades ada dua, yakni mantan Kades Tajudin dan Imam S. HIngga berita ini diturunkan, massa masih bergerombol di kantor desa menunggu kepastian dari pantia Pilkades.