![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Komisi I DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, akan melakukan kroscek langsung keberadaan guru swasta di 137 sekolah swasta dari Taman Kanak-kanak (TK), SMP, SMK dan SMA yang tersebar di Kota Tegal.
Hal itu ditegaskan anggota Komisi I DPRD Kota Tegal dari Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Harun Abdimanaf SH, usai rapat dengar pendapat dengan Aliansi Guru Swasta Untuk Perubahan (Arusbah), Kamis 13 Januari 2011.
Menurut Harun, kegiatan itu dimaksudkan untuk mengetahui persis jumlah guru swasta yang sebenarnya. Dengan mengetahui jumlah guru swasta yang sebenarnya, maka diharapkan tidak ada lagi guru swasta fiktif yang menerima honor.
“Untuk mengetahui jumlah guru swasta yang sebenarnya, dalam waktu dekat Komisi I akan melakukan cek langsung ke lapangan mendatangi 137 sekolah swasta yang ada di Kota Tegal,” jelas Harun.
Lebih jauh Harun menjelaskan, validasi jumlah guru swasta itu berkaitan erat dengan komitmen pemberian bantuan honor dari Pemkot Tegal. “ Kami juga merencanakan agar guru swasta yang sudah mengantongi sertifikasi, tidak diperkenankan mendapat bantuan honor dari Pemkot, seperti yang terjadi pada guru negeri,” tuturnya.
Menurut Harun, karena alasan yang sama pula, pihaknya meminta kepada jajaran pengurus Arusbah agar segera memperbaiki administrasi. “Kami akan minta laporan SPPJ bantuan honorarium selama satu tahun terakhir,” tandasnya.