Terkikis Arus, Tebing Sungai Keruh Longsor, Satu Rumah Ambruk
ZM-Zaenal Muttaqin
Rabu, 12/01/2011, 20:39:00 WIB

Tebing Sungai Keruh longsor, akibatnya sebuah rumah warga ambruk (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Tebing Sungai Keruh sedalam 15 meter di Dukuh Blere RT 03 RW 02 Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa 11 Januari 2011 sekitar pukul 20.30 WIB, longsor dan mengakibatkan sebuah rumah didekatnya ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi kerugaian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Abdul Mutolib (45), pemilik rumah yang ambruk mengatakan, malam itu dirinya tengah berada di ruang tengah bersama anak dan isterinya, tiba-tiba terdengar suara tanah dan tembok belakang runtuh. Mereka kaget dan lari bersama ke luar rumah. "Saya dan keluarga sedang di dalam, langsung lari keluar ketika mendengar tembok belakang ambruk," terangnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.00 dini hari longsor kembali terjadi dan mengakibatkan tembok samping roboh. Kini seluruh bangunan rumah rusak dan tidak bisa ditempati lagi, sehingga terpaksa dibongkar.

Dikatakan, sebelumnya bangunan rumahnya yang berjarak sekitar 10 meter lebih dari bibir sungai. Akibat gerusan arus sungai, tebing terus mengalami longsor sampai akhirnya hanya berjarak beberapa meter saja dari bagian belakang rumah. "Dulunya jaraknya jauh, tapi sering longsor sampai akhirnya rumah juga terbawa," tutur Mutolib.

Mutolib bersama istri dan anaknya, kini terpaksa mengungsi di rumah tetangganya. Beberapa perlengkapan rumah tangga sempat diselamatkan, tapi perkakas dapur rusak ikut terbawa longsor ke dasar sungai. "Kami sekeluarga masih ngungsi dan belum punya tempat untuk membangun rumah lagi," katanya.

Sementara Kepala Desa Adisana, Komarudin SPd membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya telah melaporkannya ke Camat Bumniayu untuk diteruskan ke Pemkab Brebes. Diharapkan ada perhatian dengan pemberian bantuan pada warga yang mengalami bencana tersebut. "Semoga segera ada perhatian dari Pemkab dan ada bantuan untuk korban," harapnya.