![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Ribuan umat Islam dari berbagai penjuru daerah, tumpah ruah dalam gelar Tahlil Akbar dan Istighosah memperingati khaul satu tahun KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), yang diselenggarakan oleh keluarga besar nelayan dan bakul ikan Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah, di pertigaan Jalan Piere Tendean Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Kota Tegal, Minggu 26 Desember 2010 pukul 20.30 WIB.
Guyuran gerimis yang membasahi pelataran beraspal tak menyurutkan antusias umat Islam dari kalangan nahdliyin (Nahdhatul Ulama), untuk mengikuti parhelatan yang bertemakan ‘Memasyarakatkan Istighfar dan Mengistighfarkan Masyarakat’ tersebut. Acara yang dimulai dengan pembacaan tahlil akbar dipimpin KH Habib Bakir tepat pukul 20.30 WIB, menambah semangat jamaah.
Ketua panitia penyelenggara Tahlil Akbar dan Istighosah Khaul I Gus Dur, KH Misbakhul Mustofa, warga RT 05 RW I Kelurahan Muarareja mengatakan, penyelenggaraan acara tersebut diprakarsai oleh keluarga besar nelayan dan bakul ikan yang berada di wilayah Kelurahan Tegalsari. Menurutnya, substansi dari peringatan khaul Gus Dur itu, adalah untuk mengenang jasa-jasa Gus Dur yang merupakan Bapak Bangsa.
“Kita patut memperingati hari wafatnya beliau yang jatuh pada 30 Desember 2009 lalu. Tanpa Gus Dur, pelita Islam di negeri ini tidak akan ada terangnya. Karena Gus Dur pula, umat Islam dan bangsa-bangsa lain di negeri ini makin terang benderang tingkat keilmuannya. Untuk itu tidak salah jika kita generasi penerusnya melanjutkan perjuangan Gus Dur dengan membiasakan diri ber-Istighfar. Sebab, istighfar adalah satu-satunya senjata ampuh untuk menolak bencana,” tutur Misbah.
Ditambahkan, KH Habib Lutfi Yahya, Pekalongan yang dijadwalkan mengisi tausiyah selain KH Mustofa Aqil, pengasuh Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, setelah dikonfirmasi ternyata batal hadir karena ada urusan lain ke Surabaya, sementara sebagai gantinya KH Arqom. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Tegal, KH Habib Ali Zaenal Abidin, SE, Wakil Kepala Polisi Resort Tegal Kota, Kompol H Sugeng Tiyarto, SH MH, Ketua KPU Kota Tegal Kh Syaefudin Zuhri Madrais S.Ag, mantan anggota DPRD Kota Tegal periode 1999-2004 H Edi Friono, KH Soleh Taslim dan sejumlah ulama lainnya.