Hindari Bau Anyir, Pengeringan Limbah Filet Disarankan Gunakan Mesin
JAY-Riyanto Jayeng
Senin, 20/12/2010, 19:48:00 WIB

Ketua FPMP Kota Tegal, Ir. Edi Waluyo (FT: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Pantai (FPMP) Kota Tegal, Jawa Tengah, Ir. Edi Waluyo menegaskan, bau anyir ikan busuk yang mencemari udara Kota Tegal pada waktu-waktu tertentu, bukan disebabkan oleh aktifitas usaha filet (ikan olahan). Akan tetapi aroma tidak sedap itu disebabkan oleh perusahaan pengolahan limbah filet, berupa kepala dan duri ikan yang diolah secara tradisional. Untuk menghindari aroma tidak sedap, sebaiknya gunakan pengolahan menggunakan teknologi mesin.

“Bau anyir itu bukan oleh perusahaan filetnya, tapi oleh kelompok usaha pengolahan limbah filet. Dalam pengolahannya, limbah filet berupa kepala dan duri ikan dikerjakan secara tradisional. Yaitu dengan cara direbus dan dikeringkan di udara terbuka mengandalkan sinar matahari. Pengeringan yang tidak maksimal akan menimbulkan bau yang tidak sedap, untuk itu kami sarankan agar pengolahan limbah filet gunakan teknologi mesin guna menghilangkan bau anyir,” kata Edi.

Menurut Edi, limbah filet padat berupa kepala dan duri ikan selama ini dimanfaatkan oleh pengusaha peternak itik dan kelompok usaha pengolahan limbah filet yang nantinya dijadikan tepung pakan ternak. Dikatakan, di Kota Tegal terdapat 100 lebih pengusaha Filet yang tiap harinya menghasilkan limbah filet 1-2 ton setiap pengusaha. Sementara, jumlah kelompok pengolah limbah Filet sekitar 15 pengusaha.

“Kami menyarankan agar pemerintah Kota Tegal bisa memfasilitasi para pengusaha pengolah limbah Filet dengan menyediakan sarana pengeringan menggunakan system teknologi mesin oven. Saya rasa dengan menggunakan mesin oven dipastikan dapat menghilangkan bau anyir ikan busuk yang mengganggu warga Kota Tegal selama ini, “ ujarnya.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKB, Heri Kuntoro mengatakan sepakat dengan saran yang disampaikan Ketua FPMP. Menurutnya, dengan menggunakan mesin pengolahan dan pengeringan berupa oven berarti menghilangkan kebiasaan menjemur limbah filet di halaman terbuka. Secara otomatis, sudah tidak ada lagi bau anyir yang ditimbulkan dari pengeringan limbah Filet.

“Kami sepakat dengan saran FPMP yang menyarankan menggunakan mesin oven untuk pengeringan limbah filet. Kami berharap saran tersebut bisa disambut baik oleh pemerintah yang ditindak lajuti dengan pemberian fasilitas mesin oven bagi kelompok pengusaha pengolah limbah filet,” tandas Heri.