Kenaikan Harga Menggila, Cabe Merah Rp 40 Ribu/Kg
KN-Kuntoro
Sabtu, 18/12/2010, 14:21:00 WIB

Aktivitas pedagang cabe di Pasar Lombok Tanjung berkurang akibat kenaikan harga cabe yang tinggi. (FT: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Harga cabe merah mengalami kenaikan drastis hingga diatas 100 persen dalam sepekan terakhir. Dari harga semula Rp 15 ribu per kilogram (Kg) menjadi Rp 40 ribu per Kg. Menurut sejumlah pedagang, harga cabe yang “menggila” itu bukan karena menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, melainkan stoknya memang kosong akibat gagal panen.

Menurut salah satu pedagang cabe di Pasar Bawang dan Lombok Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Ronah (50), Sabtu 18 Desember 2010, hampir semua jenis cabe atau lombok mengalami kenaikan.

Lombok besar atau cabe merah yang sebelumnya Rp 15.000  per Kg saat ini naik menjadi Rp 30.000 per Kg, sedangkan cabe kriting sebelumnya Rp 15.000 per Kg menjadi Rp 35.000 per Kg, cabe hijau kecil yang biasa digunakan untuk acar atau lalapan, harga sebelumnya Rp 15.000 per Kg menjadi Rp 30.000 per Kg.

“Naiknya harga cabe dikarenakan stoknya kosong. Beberapa petani yang biasanya menyetor hasil panen cabe, sedang dilanda gagal panen akibat cuaca buruk. Karena hujan yang sering turun, tanaman dan buah cabe petani rusak dan busuk,” ungkap Ronah.

Harga mahal ternyata membuat pedagang cabe merugi, karena banyak pelanggan yang biasa membeli cabe dalam jumlah besar, saat ini mengurangi pembeliannya hingga setengah dari yang biasanya. Apalagi pelanggan ibu-ibu rumah tangga, yang biasa beli 1 kilogram, saat ini hanya membeli setengah kilogram, bahkan banyak yang hanya membeli seperempat kilogram.

“Ada yang baru mengalami kenaikan sekitar sepuluh hari belakangan ini, namun ada juga yang memang mengalami kenaikan secara rutin tiap bulan, tapi tingkat kenaikannya kecil,” kata Ronah.