![]() |
|
|
PanturtaNews (Bumiayu) - Sebuah rumah di Dukuh Watujaya RT 08 RW 01 Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami rusak berat setelah sebagian temboknya ambruk, Kamis 16 Desember 2010.
Tamri (43), pemilik rumah tersebut bersama lima anggota keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena rumahnya tidak mungkin bisa dihuni lagi. Sehari sebelumnya di Dukuh Watujaya, tepatnya di RT 04 RW 01, sebuah pohon besar tumbang setelah diterpa angin kencang yang disertai hujan deras dan menimpa sebuah rumah.
Kepada PanturaNews, Tamri menuturkan, tembok samping rumahnya bagian kanan ambruk pada Kamis 16 Desember 2010 sekitar pukul 01.00 dini hari. Saat kejadian dirinya dan juga anggota keluarganya tengah terlelap tidur, dan terbangun ketika mendengar suara gemuruh. "Istri saya langsung menjerit mendengar suara keras yang ternyata rumah kami ambruk," katanya.
Dikatakan, anggota keluarganya selamat dari peristiwa itu, tapi reruntuhan tembok setinggi sekitar 2,5 meter dan panjang sembilan meter itu menimbun sebuah almari dan tempat tidur. "Lemari dan ranjang tempat tidur rusak tertimbun reruntuhan tembok," ujar Tamri.
Akibat runtuhnya tembok rumah yang diduga penyebabnya karena faktor usia bangunan yang cukup tua itu, Tamri yang tergolong warga tidak mampu dan sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan itu mengalami kerugian material sekitar Rp 15 juta. Warga sekitar bergotong royong ikut membantu membereskan reruntuhan tembok yang roboh.
Kepala Desa Kaliwadas, Sucipto ketika ditemui PanturaNews mengatakan, pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Camat Bumiayu untuk dilanjutkan ke Pemkab Brebes. Diharapkan juga nantinya ada perhatian dari Pemkab, untuk membantu meringankan beban pada korban. "Tamri termasuk keluarga tidak mampu, moga segera mendapat bantuan untuk meringangkan bebannya," katanya.
Sementara dikatakan Sucipto, pada Rabu 15 Desember 2010 sekitar pukul 15.00 di Dukuh Watujaya, tepatnya di RT 04 RW 01 sebuah pohon besar tumbang setelah diterpa angin kencang yang disertai hujan deras dan menimpa sebuah rumah milik Tasriyah (50). Akibatnya, rumah semi permanen itu mengalami kerusakan ringan dan diperkirakan kerugiannya sebesar Rp 5 juta. "Rumah Tasriyah yang tertimpa pohon juga sudah kami laporkan," tutur Sucipto.