Urip Rosidik: Bumiayu Jadi Transit dan Peredaran Narkoba
ZM-Zaenal Muttaqin
Senin, 13/12/2010, 18:35:00 WIB

Sekretaris Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes, Urip Rosidik.

PanturaNews (Brebes) - Wilayah Brebes bagian Selatan terutama Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditengarai menjadi transit tempat peredaran narkoba. Bahkan para pengguna narkoba dari daerah Banyumas dan Cilacap, juga mendapatkan barang haram itu dari Bumiayu.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Brebes, Urip Rosidik, saat menggelar sosialisasi bahaya Narkoba di Aula Kecamatan Paguyangan. "Bumiayu telah menjadi tempat peredaran Narkoba," ujarnya, Senin 13 Desember 2010.

Menurutnya, pengedar biasanya membeli narkoba baik jenis ganja ataupun lainnya dari Jakarta, kemudian menjual dan mengedarkannya di sekitar Bumiayu. Para pengguna narkoba dari daerah Kabupaten Banyumas dan Cilacap ternyata juga banyak yang membelinya dari Bumiayu. "Bumiayu telah menjadi tempat transit dan peredaran narkoba untuk daerah sekitarnya, seperti Banyumas, Purwokerto dan Cilacap," ujar Urip.

Dikatakan, modusnya, narkoba itu diperoleh dari Jakarta, ada yang sambil mengirim sayuran ke Jakarta kemudian kembalinya membawa narkoba dan menjualnya di Bumiayu. "Sebenarnya sudah cukup lama Bumiayu jadi ajang peredaran narkoba," ucap Urip.

Dengan kondisi yang sangat memprihatinkan tersebut diharapkan peran masyarakat untuk selalu waspada dan bersama-sama melakukan pencegahan. Di desa-desa juga telah terbentuk Kesatuan Aksi Masyarakat Anti (Kama) Narkoba, yang menjadi wadah masyarakat untuk ikut berpersan dalam penanggulangan bahaya narkoba. "Program nasional Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015 benar-benar bisa terwujud, maka peran masyarakat sangat penting," tandas Urip.

Sementara itu, pada kegiatan sosialisasi penanggulangan bahaya narkoba di Kecamatan Paguyangan siang itu, diikuti oleh para pengurus Kama narkoba dari desa-desa di Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Paguyangan. Nampak membuka dan memberikan sambutan pada acara itu, Camat Paguyangan, Ahmad Hermanto SIP.