![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sutiyoso siap bersaing dengan tokoh lainnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2014. Meski demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Bang Yos ini, tetap akan melihat sejauh mana "animo" masyarakat terhadap dirinya. Pengalaman menjadi gubernur selama dua periode atau 10 tahun memimpin Jakarta, merupakan bekal yang cukup memadai untuk memimpin rakyat Indonesia ke depan yang penuh tantangan.
Demikian dikatakan Sutiyoso, di Desa Klikiran, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Temu Rakyat dan pelantikan pengurus Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Cabang Kabupaten Brebes, Senin 13 Desember 2010 siang.
"Tentu saja saya harus siap menjadi presiden kalau rakyat menghendaki. Bagi saya perjalanan hidup ini seperti air mengalir saja. Jadi kita lihat bagaimana rakyat nanti, apakah memang menghendaki saya atau tidak," ujar Bang Yos.
Bagi Sutiyoso, yang penting dilakukan saat ini adalah bagaimana membesarkan partai, karena bila partai bisa tumbuh menjadi besar, otomatis massa pendukungnya juga banyak. Nah massa yang banyak itulah nanti yang akan memilih saya untuk menjadi presiden," jelasnya.
Tentang keterlibatannya di PKP, Bang Yos mengaku mendapat amanat dari pendiri PKP, yakni Almarhun Edi Sudrajat. "Waktu beliau masih hidup, beliau mewanti-wanti saya untuk ikut membesarkan partai. Hanya saja waktu itu saya masih aktif jadi gubernur. Karena sekarang sudah tidak jadi gubernur lagi, ya saya akan ikut membesarkan PKP," paparnya.
Sebenarnya, lanjut Bang Yos, sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta yang menjabat dua periode, secara materi dirinya sudah cukup. "Namun panggilan jiwa untuk mensejahterakan rakyat Indonesia yang membut saya terjun ke partai dan siap untuk memimpin bangsa ini," ucapnya.