![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Tidak tersedianya fasilitas WC umum di kawasan alun-alun dan warung-warung lesehan sepanjang Jalan AR Hakim-Jalan Diponegoro-Jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran, mengakibatkan terganggunya kenyamanan warga pengguna fasilitas umum tersebut.
Seperti dituturkan anggota Satpol PP Kota Tegal, Kustomo, tersedianya fasilitas WC umum di kawasan alun-alun menjadi sangat penting artinya bagi warga.
“Setiap kali digelar kegiatan baik berupa upacara bendera maupun kegiatan lain di alun-alun, jika ada peserta upacara yang kebetulan akan buang hajat sangat kesulitan menemukan WC umum. Mau tidak mau mereka numpang ke kamar kecil yang ada di kantor Satpol PP. Repotnya, kalau malam hari, para pengguna fasilitas umum sembarangan buang air kecil. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan warga lainnya,” kata Kustomo, Kamis 02 Desember 2010.
Menyikapi hal itu, anggota Komisi III DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS, Rofii Ali menghimbau kepada Pemkot Tegal agar menyediakan fasilitas unit mobil kencing di kawasan alun-alun, dan areal warung-warung lesehan sepanjang jalur utama Kota Tegal.
“Masalah tersebut memang masalah yang sepele, akan tetapi jika dibiarkan tanpa ada tindakan serius bisa menjadi persoalan besar yang memalukan semua komponen. Bayangkan saja jika setiap malam para pengunjung alun-alun dan warung-warung lesehan membuang hajat di sembarang tempat, bukanbkah hal ini sangat mengusik kenyamanan warga lainnya?,” kata Rofii.
Untuk itu Rofii menegaskan, agar Pemkot Tegal melalui instansi terkait jeli dalam menentukan kebijakan pembangunan. Keberadaan fasilitas unit mobil kencing menjadi sangat penting artinya bagi warga pengguna fasilitas umum.