![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Mangkraknya pembangunan Kolam Renang Samudera di Jalan Melati, Kota Tegal, Jawa Tengah mengundang perhatian berbagai kalangan. Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Kota Tegal, H Edi Suripno SH mendesak Pemkot agar segera memanggil investor yang mengerjakan proyek tersebut.
“Harus ada ketegasan dari Pemkot terkait pembangunan Kolam Renang Samudera yang menjadi kebanggan warga Kota Tegal. Sebab sejak diserahkan pembangunannya kepada pihak kedua yakni PT Hutama Power Data per 27 Pebruari 2009 lalu, hingga kini belum kelar juga, malah terkesan mangkrak ditinggalkan begitu saja,” kata Edi, Kamis 02 Desember 2010.
Menurut Edi, konsep kerjasama pembangunan kolam renang Samudera dengan pihak lain itu terjadi di hari-hari terakhir jabatan Walikota Tegal Adi Winarso. Dan yang lebih fatal adalah kerjasama pembangunan itu tidak pernah dimintakan persetujuan kepada DPRD atau dikoordinasikan dengan DPRD saat itu.
“Kini terbukti, investor pembangun kolam renang itu tidak profesional dan tidak berkwalitas. Pembangunan kolam renang standar nasional itu, dibiarkan mangkrak tanpa ada kelanjutan,” ungkap Edi.
Edi menambahkan, dalam waktu dekat DPRD akan mengundang Pemkot Tegal melalui dinas terkait, untuk mempertanyakan perihal materi konsep kerjasama pembangunan kolam renang Samudera.
“Jika dimungkinkan, Pemkot Tegal harus tegas menerapkan tindakan pemutusan hubungan kerja dan mencari solusi jitu untuk meneruskan pembangunan itu,” tandas Edi.