![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) — Niat hati menikmati pemandangan indah di puncak Gunung Slamet usai menaklukkan atap Jawa Tengah, sebuah musibah tak terduga justru menimpa rombongan pendaki muda.
M Fahri Maulana, remaja berusia 16 tahun asal Sirampog, Kabupaten Brebes, tewas usai terperosok ke dalam kawah Gunung Slamet pada Selasa (18/8).
Peristiwa tragis tersebut terjadi setelah tanah yang didudukinya di bibir kawah mendadak ambrol.
Berawal dari Istirahat di Bibir Kawah
Rombongan M Fahri Maulana diketahui mulai melakukan pendakian pada Senin (17/8) melalui jalur pendaftaran Basecamp Sawangan, Kabupaten Tegal.
Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan berhasil tiba di puncak tertinggi Jawa Tengah tersebut.
Namun, saat rekan-rekannya bersiap untuk melangkah turun kembali ke basecamp, Fahri memilih untuk bertahan sejenak. Ia duduk santai di area tebing bibir kawah untuk mengulur waktu dan menikmati suasana puncak.
Nahas, pijakan tanah tebing kawah yang rapuh tak mampu menahan beban. Dalam hitungan detik, struktur tanah luruh dan ambrol, membawa tubuh Fahri jatuh terperosok ke dalam jurang kawah berketinggian sekitar 15 hingga 20 meter.
Keputusan Cepat Tim Penyelamat
Informasi musibah tersebut diterima oleh Basarnas dari pengelola Basecamp Sawangan sekitar pukul 09.00 WIB. Melihat kondisi medan dan risiko kawah Gunung Slamet, tim SAR gabungan langsung menerjunkan tim aju untuk merapat ke lokasi kejadian.
Awalnya, proses evakuasi jenazah direncanakan baru akan dieksekusi pada Rabu (19/8) esok hari demi mempertimbangkan keselamatan personel. Namun, pergerakan cepat tim di lapangan mengubah situasi.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa tim aju berhasil menembus puncak sekitar pukul 18.00 WIB. Jarak pandang dan kondisi cuaca sore jelang malam yang masih memungkinkan dimanfaatkan maksimal oleh tim SAR untuk segera mengeksekusi evakuasi.
"Mengingat situasi masih cukup terang, tim segera melakukan evakuasi. Alhamdulillah tidak ada satu jam korban sudah berhasil dikeluarkan dari dasar kawah," terang Budiono.
Jenazah M Fahri Maulana kini telah berhasil diangkat dari dasar kawah dan dibawa turun menuju basecamp sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Sirampog, Brebes.
Tragedi ini menjadi catatan kelam sekaligus peringatan keras bagi para pecinta alam. Karakteristik bibir kawah gunung api aktif seperti Gunung Slamet kerap memiliki struktur tanah yang tidak stabil, rapuh, dan sangat rawan longsor sewaktu-waktu.
Sikap waspada serta kepatuhan pada batas aman di puncak gunung menjadi hal mutlak yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan nyawa.