![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperketat pengawasan dan pemetaan alur distribusi pupuk bersubsidi.
Kegiatan ini diambil guna memastikan hak para petani terpenuhi secara tepat sasaran, jumlah, dan waktu tanpa ada penyimpangan di lapangan.
Kepastian tersebut mengemuka dalam diskusi strategis antara Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dengan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan ke-67 di Kabupaten Brebes.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan, kelancaran pasokan pupuk bersubsidi merupakan nadi utama sektor pertanian di Brebes.
Hambatan pada rantai penyaluran dinilai akan berdampak langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan para petani.
"Pemerintah daerah berkomitmen penuh mengawal kebijakan pertanian. Melalui sinergi ini, kita ingin memastikan setiap kantong pupuk bersubsidi benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak," tegas Paramitha.
Guna mendapatkan gambaran riil mengenai kendala di tingkat tapak, tim kajian Sespimmen Polri yang dipimpin Chairul Ridha terjun langsung ke lapangan. Pendekatan berbasis aspirasi warga ini menyasar kelompok tani di dua wilayah vital, yakni Desa Limbangan, Kecamatan Kersana dan Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba.
Dengan didampingi jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa setempat, tim mendengarkan langsung berbagai keluhan petani sekaligus menyerahkan bantuan bakti sosial.
"Kajian ini tidak sekadar dari sudut pandang penegakan hukum, tetapi berorientasi pada solusi komprehensif dari hulu ke hilir. Kami ingin mendengar langsung apa yang dirasakan petani saat mengakses pupuk subsidi," ungkap Chairul.
Puncak dari upaya pengawasan ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Polres Brebes.
Forum ini mempertemukan seluruh elemen pembina dan penyalur pupuk di Brebes, mulai dari unsur Forkopimda, Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), hingga perwakilan gudang dan distributor PT Pupuk Indonesia.
Dari perspektif pengamanan, jajaran internal Polres Brebes, mulai dari Kasatintelkam, Kasatreskrim, hingga Kasatbinmas juga turut memetakan titik-titik rawan penyelewengan.