Tingkat Kepuasan Layanan Kesehatan di Brebes Tembus 77 Persen, Bupati Apresiasi Tenaga Medis
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Selasa, 11/08/2026, 13:23:54 WIB

PanturaNews (Brebes)— Bupati Brebes Paramita Widyakusuma menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran tenaga kesehatan atas capaian tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang menembus angka 77 persen berdasarkan survei tahun 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat membuka acara bakti sosial pelayanan kesehatan ibu hamil yang digelar di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, Selasa (11/8/2026).

"Berdasarkan hasil survei tahun 2026 ini, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layana Kesehatan mencapai angka tertinggi, yaitu 77 persen. Ini adalah capaian yang sangat luar biasa. Terima kasih banyak atas kerja keras dan dedikasi Bapak, Ibu, dan rekan-rekan semua," kata Paramita di hadapan para tenaga medis.

Paramita menegaskan bahwa sektor pelayanan kesehatan merupakan indikator utama dari komitmen dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya. Kehadiran langsung para dokter, perawat, dan bidan di lapangan menjadi faktor kunci di balik tingginya respons positif masyarakat.

"Pelayanan kesehatan adalah wajah utama dari kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Apa yang diberikan oleh para dokter, perawat, hingga bidan di garis depan, langsung dinilai dan dirasakan dampaknya oleh warga kita. Kehadiran nyata para tenaga kesehatan yang turun langsung ke desa-desa adalah bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat," ujarnya.

Kegiatan bakti sosial bertema "Generasi Sehat, Indonesia Hebat" ini menyasar 500 ibu hamil dari lima wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Brebes. 

Program yang didanai melalui Corporate Social Responsibility (CSR) RSUD Brebes ini menyediakan pemeriksaan kehamilan gratis, konsultasi spesialis kandungan, edukasi nutrisi, serta bantuan paket sosial.

Direktur RSUD Brebes, drg. Adhi Supriadi, M.Kes, menambahkan bahwa momentum ini dioptimalkan untuk mengajak para ibu hamil lebih disiplin menjaga kesehatan janin.

"Kami mengimbau seluruh peserta untuk rutin melakukan pemeriksaan prenatal, mengikuti saran tenaga kesehatan, serta tidak menunda konsultasi ke dokter jika mengalami keluhan yang tidak biasa," kata Adhi.