![]() |
|
|
BUDIDAYA udang merupakan salah satu sektor perikanan yang memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian Indonesia. Keberhasilan budidaya udang sangat dipengaruhi oleh kualitas air, terutama kadar oksigen terlarut yang harus dijaga agar tetap optimal bagi pertumbuhan udang (Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP], 2022).
Kincir air merupakan peralatan utama yang digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut sekaligus memperbaiki sirkulasi air di dalam tambak. Namun, pengoperasian kincir air membutuhkan energi listrik yang cukup besar sehingga biaya operasional menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam usaha budidaya udang (Boyd & Tucker, 2012).
Salah satu alternatif untuk mengurangi biaya energi adalah pemanfaatan panel surya atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Indonesia memiliki potensi energi surya yang tinggi karena berada di wilayah tropis sehingga teknologi ini sangat potensial diterapkan pada sektor perikanan, termasuk tambak udang (Kementerian ESDM, 2023).
Panel surya bekerja dengan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik melalui sel fotovoltaik. Energi listrik tersebut dapat langsung digunakan untuk mengoperasikan kincir air maupun disimpan dalam baterai untuk digunakan saat malam hari atau ketika intensitas sinar matahari menurun (Messenger & Ventre, 2017).
Penerapan panel surya pada tambak udang mampu mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional maupun generator berbahan bakar diesel. Selain menghemat biaya operasional dalam jangka panjang, sistem ini juga mendukung pengurangan emisi karbon sehingga lebih ramah lingkungan (IRENA, 2022).
Meskipun demikian, implementasi PLTS memerlukan investasi awal yang relatif besar. Oleh karena itu, perencanaan kapasitas panel surya, baterai, dan kebutuhan daya kincir air harus dilakukan secara tepat agar sistem dapat bekerja secara optimal (Kementerian ESDM, 2023).
(Daftar Pustaka: Boyd, C. E., & Tucker, C. S. (2012). Pond Aquaculture Water Quality Management. Springer. -International Renewable Energy Agency. (2022). Renewable Energy for Agriculture and Rural Development. IRENA. -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023). Handbook of Energy and Economic Statistics of Indonesia. Jakarta: Kementerian ESDM.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2022). Pedoman Budidaya Udang yang Baik (CBIB). Jakarta: KKP. -Messenger, R. A., & Ventre, J. (2017). Photovoltaic Systems Engineering (4th ed.). CRC Press.)
