Beredar Isu Penganiayaan Siswa SMP di Pemalang hingga Tewas, Polisi Turun Tangan
.
Senin, 03/08/2026, 16:37:53 WIB

PanturaNews (Pemalang) – Masyarakat Kabupaten Pemalang tengah dihebohkan oleh kabar duka meninggalnya seorang siswa SMP Negeri 4 Randudongkal, Ahmad Al Fian. 

Kasus kematian remaja ini menuai sorotan tajam lantaran beredar isu liar di media sosial yang menyebutkan bahwa korban tewas akibat dugaan kekerasan fisik.

Kabar mengenai dugaan penganiayaan tersebut pertama kali mencuat dan viral di grup Facebook Semingkir Desaku. 

Beragam unggahan dan komentar warga memenuhi linimasa grup tersebut, berspekulasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada korban sebelum meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ahmad Al Fian sempat dilarikan dan menjalani perawatan medis di RS Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal sejak Minggu (2/8/2026). Namun malang, pada malam harinya korban dinyatakan meninggal dunia.

Menanggapi simpang siur informasi di masyarakat, aparat kepolisian langsung bergerak cepat turun tangan untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa ini.

Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP M Wildan Umar Rela, membenarkan adanya laporan mengenai siswa SMP yang meninggal dunia tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa masyarakat jangan terburu-buru mengambil kesimpulan karena kepolisian masih bekerja.

"Masih proses lidik," tegas AKP Wildan saat dikonfirmasi oleh wartawan, Senin (3/8/2026).

AKP Wildan menjelaskan, tim penyidik saat ini tengah mendalami semua informasi yang beredar, termasuk rumor dugaan penganiayaan yang viral di media sosial. 

Kendati demikian, hasil pemeriksaan awal kepolisian justru belum menunjukkan adanya bukti yang mengarah pada tindak kekerasan.

"Masih kita cari tahu penyebab kematiannya. Karena dari hasil pengecekan luar (fisik korban), tidak ada tanda-tanda kekerasan," ungkap Wildan.

Guna memastikan penyebab pasti hilangnya nyawa Ahmad Al Fian, pihak kepolisian telah menginstruksikan pemeriksaan medis lebih lanjut terhadap jenazah korban di wilayah Randudongkal.

Hingga saat ini, Polres Pemalang belum menetapkan kesimpulan apa pun. Petugas masih fokus mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, saksi-saksi terkait, serta menunggu hasil resmi pemeriksaan medis yang akan menjadi kunci utama pengungkapan misteri kematian korban.