![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Gara-gara teledor meninggalkan bara api bekas bakar ikan, si jago merah mengamuk hebat di kawasan Pelabuhan Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Akibat kelalaian tersebut, tujuh unit bangunan yang terdiri dari gudang, garasi, hingga kios ludes dilalap api hingga rata dengan tanah!
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Selasa (28/7/2026) subuh, sekira pukul 04.30 WIB. Amukan api pertama kali diketahui oleh Rudah (62) yang hendak menunaikan salat Subuh di musala setempat.
Langkah kakinya mendadak terhenti saat melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api membesar dari belakang gudang milik Durakhman (54).
Saksi yang panik langsung memberitahu pemilik gudang. Begitu dicek bersama, ternyata titik api berasal dari gudang peralatan kapal milik Tarlani (52) yang berada tepat di sampingnya.
"Awalnya saksi melihat api di bagian belakang gudang. Saat dicek bersama pemiliknya, api rupanya berasal dari gudang peralatan kapal milik Tarlani," ujar Kapolsek Bulakamba, AKP M Afandi, saat dikonfirmasi, Selasa siang.
Hanya dalam hitungan menit, angin kencang membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Suasana subuh yang tenang berubah mencekam. Warga yang terbangun langsung berhamburan keluar rumah, bergotong-royong memadamkan api dengan alat seadanya sembari menyelamatkan barang-barang berharga.
Petugas gabungan dari Polsek Bulakamba dan Tim Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi sekira pukul 05.00 WIB langsung berjibaku menaklukkan si jago merah.
Setelah mengerahkan 3 unit armada damkar, api akhirnya berhasil dijinakkan total pada pukul 06.00 WIB.
Usut punya usut, musibah ini berawal dari kegiatan santai makan bersama. Sebelum kejadian, Tarlani bersama rekannya membakar ikan di dekat lokasi.
Naas, usai kenyang menyantap ikan, sisa bara api ditinggal begitu saja tanpa disiram air hingga memicu timbulnya percikan api.
"Sebelum kejadian, Tarlani bakar ikan bersama kawannya. Usai makan, bekas bakaran ditinggal begitu saja," tegas AKP Afandi.
Beruntung, musibah ini tidak sampai merembet ke armada kapal nelayan yang sedang bersandar.
Ketua HNSI Brebes, Rudi Hartono memastikan kapal-kapal motor di pelabuhan selamat dari jilatan api.
"Cuma bangunan di pinggir yang terbakar. Tidak ada kapal motor yang terdampak," kata Rudi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sebanyak 7 bangunan dan satu unit sampan kayu kecil hangus tak tersisa. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 500 juta.