![]() |
|
|
Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat
TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat bertajuk "Pelatihan Strategi Pemasaran dan Diversifikasi Produk pada Industri Rumah Tangga Telur Asin Herbal Asap" di Balai Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu menghasilkan produk yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing di pasar.

Desa Kaliwadas merupakan salah satu desa di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, yang memiliki potensi pengembangan industri rumah tangga dan menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat pedesaan.
Kegiatan disambut baik oleh Hj Kamilah selaku perwakilan kelompok mitra yang menyampaikan apresiasi atas sinergi antara perguruan tinggi dengan mitra dalam mendukung pengembangan usaha. peserta berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi program berkelanjutan sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sektor usaha berbasis potensi lokal.
Tim pengabdian yang terdiri atas ketua Resa Frafela Rosmi, S.Si., M.Sc., dan anggota Dian Purwaningsih, M.Pd., dan Affiatin Rahmah, M.P. memberikan materi mengenai pentingnya inovasi produk, strategi pemasaran modern, serta penerapan teknologi tepat guna dalam proses produksi telur asin herbal asap. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung sehingga peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pengembangan produk.

Salah satu fokus utama kegiatan memberikan bantuan 1 paket telor asin dan 1 buah mesin pengasapan yang bertujuan untuk diversifikasi produk melalui pemanfaatan bahan herbal alami serta teknik pengasapan yang terkendali sehingga menghasilkan telur asin dengan cita rasa khas, aroma yang lebih menarik, serta memiliki nilai tambah dibandingkan produk telur asin konvensional.Selain meningkatkan kualitas sensori produk, diversifikasi tersebut diharapkan mampu memperluas segmen pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Selain aspek inovasi produk, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari penyusunan identitas merek (branding), desain kemasan yang informatif dan menarik, teknik fotografi produk menggunakan telepon pintar, hingga pemanfaatan media sosial dan platform marketplace sebagai sarana promosi dan pemasaran. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pemasaran tanpa terbatas pada pasar lokal.
Sebagai bagian dari peningkatan mutu produk, tim pengabdian juga memperkenalkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Uji Coba dan Mutu Konsisten Telur Asin Herbal Asap. SOP tersebut disusun sebagai pedoman bagi mitra dalam menjaga konsistensi proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi herbal, proses penggaraman, teknik pengasapan, hingga pengemasan produk. Dengan adanya SOP, diharapkan kualitas produk dapat dipertahankan secara berkelanjutan sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi diskusi. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait teknik pengasapan yang efektif, penggunaan bahan herbal, peluang pemasaran digital, hingga strategi memperoleh legalitas usaha dan sertifikasi produk. Diskusi berlangsung aktif dan menghasilkan berbagai rekomendasi pengembangan usaha yang dapat diterapkan secara bertahap sesuai kapasitas industri rumah tangga.
Melalui kegiatan ini diharapkan industri rumah tangga telur asin di Desa Kaliwadas tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, pemasaran, dan inovasi yang lebih baik sehingga mampu berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan desa.
Ucapan terimakasih kepada DPPM Kemendiktisaintek Kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan pendanaan Hibah yang menjadi bukti nyata bahwa dukungan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas, daya saing UMKM, serta kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan produk pangan lokal yang inovatif dan bernilai ekonomi tinggi.