![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Dua jembatan vital di jalur Pantura Jawa Tengah, yakni Jembatan Maribaya A di Tegal dan Jembatan Gendi di Brebes, mulai dibongkar.
Langkah ini dilakukan usai konstruksi kedua jembatan tersebut menginjak usia 54 tahun.
Pemerintah mengucurkan anggaran senilai Rp 47,7 miliar untuk mengganti infrastruktur tua tersebut demi menjamin keselamatan pengguna jalan di urat nadi transportasi Jawa Tengah.
Kepala PPK 1.1 Jawa Tengah, Jodi Pujiadi Hutomo, mengatakan kondisi struktur jembatan sudah mendekati batas umur layanan sejak pertama kali dibangun pada dekade 1970-an.
"Jembatan Maribaya A dan Gendi dibangun sekitar tahun 1972, sehingga umur layanannya sudah mendekati batas rencana," kata Jodi, Senin 21 Juli 2026.
Selain faktor usia, Jodi menyebut kerusakan fisik jembatan dipercepat oleh maraknya kendaraan bertonase besar atau over dimension and over loading (ODOL).
Beban berlebih yang melintas saban hari selama bertahun-tahun mempercepat penurunan kualitas struktur jembatan.
Proyek peremajaan ini dikerjakan oleh PT Perwita Konstruksi menggunakan skema multi-years contract selama 300 hari kalender. Terhitung sejak 12 Juni 2026, pengerjaan ditargetkan rampung pada April 2027.
Dalam proyek ini, bentang kedua jembatan akan diperpanjang secara signifikan:
Jembatan Maribaya A: Bentang diperpanjang dari 60 meter menjadi 80 meter (khusus jalur ke arah Jakarta).
Jembatan Gendi: Bentang diperpanjang dari 12,6 meter menjadi 22 meter (pengerjaan dua arah bertahap).
Selama proses pembongkaran dan pembangunan kembali, rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow mulai diberlakukan di sekitar titik lokasi.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, petugas disiagakan 24 jam penuh di lapangan bersama Dinas Perhubungan dan kepolisian setempat.
"Kami menyadari kemacetan tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi akan kami upayakan seminimal mungkin," tegas Jodi.
Pengaturan arus kendaraan juga akan diperketat saat memasuki periode libur panjang. Pengendara diimbau untuk selalu mematuhi rambu petunjuk dan arahan petugas di lokasi kerja.