![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Wakil Bupati Brebes, Wurja, meresmikan SMP Pondok Jakatamu di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Sabtu (11/7).
Sekolah berbasis pondok ini hadir dengan mengusung konsep "Njawani lan Ngislami", yang memadukan nilai-nilai luhur budaya Jawa dengan ajaran Islam.
Peresmian sekolah ini ditandai dengan pemotongan tumpeng, penandatanganan prasasti, serta pemotongan pita oleh Wakil Bupati.

Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, hingga pihak civitas akademika.
Dalam sambutannya, Wurja mengapresiasi keberanian SMP Pondok Jakatamu dalam mengintegrasikan aspek budaya lokal dan agama.
Ia berharap sekolah ini dapat menjadi percontohan baru untuk pendidikan karakter di wilayah Brebes.
"Saya berharap SMP Pondok Jakatamu mampu menjadi role model pendidikan karakter di Brebes. Dengan konsep Njawani lan Ngislami, kita mencetak generasi yang beradab, berilmu, dan berakhlak mulia," ujar Wurja.
Wurja menambahkan, visi sekolah ini dinilai jelas dalam menjawab kebutuhan orang tua terhadap penguatan karakter anak, bukan sekadar prestasi akademik. P
enerapan nilai Njawani diimplementasikan pada adab dan tata perilaku sehari-hari, sementara Ngislami diwujudkan dalam ibadah dan akhlak.
Nuansa tersebut bahkan sudah tercermin langsung dari arsitektur bangunan sekolah yang kental dengan simbol Jawa, serta penggunaan seragam siswa berupa kebaya lurik dan batik sebagai representasi kearifan lokal.
Bebaskan Biaya Pendidikan
Demi memperluas akses pendidikan, SMP Pondok Jakatamu juga berkomitmen membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi para siswanya. Fasilitas ini berlaku baik bagi anak-anak di Desa Jagalempeni maupun dari kecamatan lain.
Terkait kebijakan tersebut, Wurja mengimbau masyarakat agar tidak membebankan anak-anak usia sekolah untuk bekerja, melainkan mengarahkan mereka untuk menuntut ilmu.
"Tolong sampaikan ke masyarakat agar anak yang masih di bawah umur dan harus mengenyam pendidikan jangan dibebankan untuk bekerja, harus bersekolah di sekolah SMP Pondok Jakatamu," tegasnya.
Acara peresmian ini juga dimeriahkan oleh penampilan seni hadroh serta berbagai kreasi santri yang memadukan unsur budaya Jawa dan nuansa Islami.