TRAGIS! Lagi Asyik Tidur Depan TV, Bocah 5 Tahun Tewas Dipatuk Ular Weling
.
Senin, 06/07/2026, 23:15:22 WIB

PanturaNews (Pekalongan) – Nasib nahas menimpa seorang bocah berinisial MKA yang baru berusia lima tahun. 

Warga Dukuh Mesoyi, Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan ini meregang nyawa setelah dipatuk ular berbisa jenis weling saat sedang tertidur lelap di dalam rumahnya, Minggu (5/7) dini hari.

Nyawa bocah mungil tersebut gagal diselamatkan meski pihak keluarga sudah pontang-panting melarikannya ke RSUD Kajen guna mendapatkan pertolongan medis.

Informasi yang berhasil dihimpun, petaka itu bermula sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, korban sedang tidur pulas di ruang tengah depan televisi bersama sang nenek. Tanpa disadari, seekor ular weling berukuran cukup besar menyelinap masuk ke dalam rumah.

Paman korban, Yanto, menuturkan bahwa sebelum kejadian, pihak keluarga sebenarnya sempat melihat ular tersebut masuk. 

Diduga, ular itu masuk karena sedang memburu seekor kadal. Namun, buruannya itu berhasil lolos melarikan diri.

"Katanya ada ular masuk rumah dan menangkap kadal. Tapi kadalnya lepas. Mungkin setelah lepas itu, ularnya malah berjalan mendekati keponakan saya yang lagi tidur sama simbahnya di depan TV," ungkap Yanto, Senin 6 Juli 2026.

Diduga kuat, korban yang sedang terlelap tidak sengaja menyenggol tubuh reptil melata tersebut. Merasa terancam, ular weling itu langsung menancapkan taring berbisanya tepat di bagian kaki korban.

Melihat korban kesakitan dan mendapati ada ular di dalam rumah, pihak keluarga langsung panik. Korban yang mulai lemas langsung dilarikan ke RSUD Kajen demi mendapatkan suntikan anti-bisa.

Namun sayang, racun ular weling terlanjur menyebar cepat ke dalam tubuh bocah malang tersebut. Setelah sempat mendapatkan perawatan intensif, korban akhirnya mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolsek Talun, Iptu Heru, membenarkan adanya kejadian tragis yang menggegerkan warga desa tersebut.

"Benar, ada kejadian anak meninggal dunia usai digigit ular. Sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga sekitar pukul 09.00 WIB," terang Iptu Heru saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Mesoyi, Andri Kurniawan, menyebutkan bahwa korban diketahui bernama lengkap Muhammad Khoirul Anam. 

Menurut Andri, posisi rumah korban memang berbatasan langsung dengan area perkebunan warga, sehingga rawan dimasuki hewan liar.

Peristiwa ini pun langsung menjadi buah bibir sekampung, lantaran menjadi kasus fatal akibat gigitan ular yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut.

"Rumah korban memang di perkampungan, tapi dekat sekali dengan kebun warga. Setahu kami, ini baru pertama kali terjadi di Talun kejadian sampai ada korban meninggal dunia akibat dipatuk ular," pungkas Andri.