Peringatan Harganas di Brebes: Kualitas Manusia Dimulai dari Rahim dan Kehadiran Ayah
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Senin, 29/06/2026, 23:03:48 WIB

PanturaNews (Brebes) – Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memberikan penghargaan kepada sejumlah desa, sekolah, fasilitas kesehatan, balai penyuluhan, serta para kader penggerak program Keluarga Berencana (KB) berprestasi. 

Apresiasi tersebut diserahkan bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang berlangsung di Halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Senin (29/6/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah daerah atas kontribusi nyata berbagai pihak dalam mewujudkan keluarga berkualitas. 

Upaya ini dipandang sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Bupati Brebes Wurja, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa investasi pada kualitas manusia tidak bisa ditunda. 

Menurut dia, persiapan menghadapi bonus demografi justru harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yakni keluarga.

"Transformasi kualitas sumber daya manusia tidak boleh ditunda dan itu tidak mulai dari bangku sekolah atau dunia kerja, melainkan dari dalam rahim ibu dan pengasuh keluarga. Untuk mengantisipasi bonus demografi, kita harus memperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga, yaitu kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental," kata Wurja dalam amanatnya.

Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema yang cukup humanis, yakni "Ayah Wajib Hadir". 

Melalui tema ini, Pemkab Brebes ingin menekankan kembali bahwa peran seorang ayah tidak sekadar mencari nafkah, melainkan juga mendampingi tumbuh kembang anak secara fisik dan emosional. Keterlibatan aktif kedua orangtua menjadi kunci lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Wurja meyakini, ketahanan keluarga yang kokoh secara linier akan membentuk lingkungan, desa, hingga daerah yang maju dan sejahtera. 

"Karena keluarga merupakan pondasi dari yang terbawah. Sehingga majulah keluarga kita, sehatlah keluarga kita. Keluarga yang sehat, bangsa yang kuat," imbuhnya.

Apresiasi untuk Penggerak KB

Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program kependudukan, Pemkab Brebes menganugerahkan penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas kepada sejumlah desa, antara lain Desa Randusanga Kulon, Desa Dawuhan, Desa Buara, Desa Siasem, dan Desa Pruwatan. Sementara untuk kategori Rumah Data Kependudukan Terbaik diraih oleh Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong.

Apresiasi juga menyasar sektor pendidikan dan kesehatan. SMK Negeri 1 Tonjong ditetapkan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan Perintis. Di sektor pelayanan kesehatan, Puskesmas Sirampog dan Puskesmas Tonjong mendapat penghargaan atas capaian pelayanan KB Implant terbanyak, sedangkan Puskesmas Salem, Tonjong, dan Bumiayu unggul dalam pelayanan KB IUD.

Pemerintah daerah juga mengapresiasi Balai Penyuluhan KB Kecamatan Brebes dan Kecamatan Bumiayu, serta para motivator penggerak pelayanan KB Pria (Vasektomi) seperti Nur Laeli, Dwi Zul Fitriyanto, dan Sholehul Hadi.

Melalui momentum Harganas ke-33 ini, masyarakat diajak untuk kembali membangun kesadaran akan pentingnya perencanaan dalam keluarga. 

Wurja memungkasi pesannya dengan mengajak warga untuk merawat masa depan bangsa dari rumah.

"Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul, dan bangsa pemenang," pungkasnya.