![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes)– Anggota DPRD Kabupaten Brebes Komisi IV dari Fraksi PDI-P, Muhamad Rizki Nurohman, mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial.
Pasalnya, anggota legislatif termuda ini dituduh, ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Tegal, bahkan dituding sebagai bandar narkoba.
Tak ingin bola liar fitnah ini terus bergulir, Rizki langsung menggelar klarifikasi di hadapan awak media di gedung DPRD Kabupaten Brebes pada Sabtu (27/6/2026).
Dengan tegas, ia membantah seluruh tuduhan tersebut.
"Oke teman-teman wartawan semuanya, itu semua fitnah. Itu semua hoax. Saya gak tau itu siapa yang ketangkap," ujar Rizki kepada awak media.
Fakta Menarik Klarifikasi Anggota DPRD Brebes:
Bantah Ditangkap: Rizki menegaskan kabar dirinya ditangkap BNN di Tegal adalah murni hoaks.
Alibi Kuat: Saat isu beredar (5-6 Juni), ia justru berada di rumah calon istrinya untuk persiapan akad nikah.
Status Atlet: Membantah jadi bandar karena dirinya masih aktif sebagai atlet yang rutin latihan.
Diteror & IG Diretas: Pasca-isu viral, nomornya diteror telepon misterius dan akun Instagram-nya sempat di-hacker.
Sedang Persiapan Akad Nikah
Rizki membeberkan kronologi saat namanya mulai diseret-seret netizen pada malam 5 Juni hingga 6 Juni 2026 lalu.
Alih-alih berurusan dengan hukum, politisi muda ini mengaku sedang sibuk mengurus hari bahagianya.
"Intinya di tanggal 5 Juni, malam tanggal 6, itu saya lagi persiapan nikah. Saya ada di rumah, lagi persiapan mau akad, karena udah dingin juga ya di rumah istri saya. Makanya saya kaget kenapa berita itu simpang siur bawa-bawa nama saya," tegasnya.
Ia mengaku awalnya enggan menanggapi karena ingin fokus pada momen sakral tersebut. Namun, karena fitnah tersebut makin ngawur dan merusak nama baiknya, ia akhirnya memilih angkat bicara.
"Monggo teman-teman semua wartawan cari aja sendiri siapa orangnya. Intinya bukan saya. Untuk penangkapan di kota Tegal ya silahkan dicek, itu salah," katanya lagi.
Bantah Jadi Bandar: "Saya Ini Atlet"
Terkait tuduhan keji sebagai bandar narkoba, Rizki langsung menampiknya. Ia menyebut logikanya sangat tidak masuk akal karena hingga saat ini ia masih aktif berolahraga.
"Itu semua sama, fitnah semua. Masa sih saya bandar narkoba, saya aja di sini masih atlet, saya masih latihan. Kalau semisalkan bandar narkoba itu, semua polisi pasti tahu, pasti saya langsung ditangkap," ucapnya.
Diteror Nomor Asing dan Instagram Diretas
Dampak dari hoaks yang viral ini, Rizki mengaku dirugikan secara personal. Akun Instagram pribadinya sempat keluar otomatis (log-out) secara misterius karena ada upaya peretasan.
Tak hanya itu, ponselnya juga tak henti-hentinya berdering menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
"Instagram saya tiba-tiba ke-logout, hilang sendiri. Pas saya masukkan lagi, suruh bikin sandi baru. Di situ ada pemberitahuan ada yang minta kode Instagram itu," ungkapnya kesal.
Pesan Menohok untuk Pelaku Fitnah
Di akhir wawancara, Rizki mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Brebes, agar lebih cerdas dalam menyaring informasi di media sosial.
Ia juga memberikan pesan menohok dan peringatan keras kepada oknum yang sengaja menyebarkan hoaks untuk menjatuhkan namanya.
"Mohon kepada orang yang memfitnah saya, kalau mau nyari uang, kerja aja yang benar, yang baik. Ingat di dunia ini gak ada yang kuat, gak ada yang kebal. Dan jangan sampai ngelawan orang yang baik. Terimakasih," pungkas Rizki.