Genjot Penurunan Stunting, Pemkab Tegal Gandeng Swasta Jadi Orang Tua Asuh
.
Kamis, 25/06/2026, 00:59:02 WIB

PanturaNews (Tegal) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal terus bergerak cepat menekan angka stunting (tengkes) di wilayahnya. 

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemkab meluncurkan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang beken disebut GENTING.

Program ini merupakan aksi keroyokan alias kolaborasi bareng Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Tegal dengan mencantol berbagai mitra kerja dan pelaku usaha sebagai penyokong dana gizi.

Dinas terkait sengaja memelototi tiga kelompok sasaran prioritas yang disebut '3B'. Mereka adalah anak bawah dua tahun (Baduta), ibu hamil, dan ibu yang sedang menyusui.

Saat ini, Kelurahan Kudaile langsung ditunjuk jadi medan pertempuran pertama penanganan stunting. Di sana, ada dua keluarga yang masuk kategori lampu merah alias berisiko tinggi stunting yang langsung diselamatkan.

Nasib dua keluarga ini dipastikan bakal membaik karena mereka diguyur bantuan asupan nutrisi gratis setiap hari tanpa putus selama 10 minggu ke depan.

Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, Ruszaeni, mengacungkan jempol dan berterima kasih kepada jajaran IPeKB yang sukses mengetuk hati para pengusaha lokal untuk ikutan peduli.

"Sinergi yang terjalin antara IPeKB Kabupaten Tegal dan para mitra kerja menjadi bukti nyata bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Ini butuh komitmen dan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat," tegas Ruszaeni, Kamis (25/6).

Ia berharap, aksi nyata di Kelurahan Kudaile ini bisa menular ke wilayah-wilayah lain di Kabupaten Tegal. Ruszaeni yakin, kalau makin banyak bos-bos perusahaan yang mau patungan jadi orang tua asuh, anak-anak di Kabupaten Tegal bakal tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman stunting.