Buka Turnamen Wurja Cup 2026, Wabup Brebes: Jangan Ada Keributan di Lapangan!
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 25/06/2026, 00:39:15 WIB

PanturaNews (Brebes) - Wakil Bupati Brebes, Wurja, memberikan peringatan keras kepada seluruh pemain dan perangkat pertandingan saat membuka Turnamen Sepakbola Wurja Cup 2026 di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Rabu (24/6).

Wurja meminta seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. 

Ia menegaskan tidak ingin melihat adanya insiden kekerasan atau perselisihan yang mencoreng marwah sepak bola daerah.

"Jangan ada keributan di lapangan. Pemain harus menjunjung sportivitas, dan wasit harus memimpin dengan jujur dan berintegritas," tegas Wurja saat memberikan sambutan, Rabu (24/6).

Senada dengan Wakil Bupati, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes, Cecep Aji Suganda, turut mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah akar rumput. 

Mengingat turnamen ini melibatkan 32 tim dengan basis massa yang besar, potensi gesekan antar-suporter menjadi perhatian serius.

Cecep meminta panitia pengawas serta tokoh masyarakat setempat untuk aktif melakukan pendekatan persuasif demi mencegah terjadinya konflik horizontal selama turnamen berjalan.

"Sepak bola harus menjadi alat pemersatu bangsa, bukan pemicu perpecahan. Kami mengimbau para suporter dan pemuda untuk menahan diri, menjaga ketertiban, dan menyukseskan Wurja Cup 2026 ini dengan damai," ujar Cecep di lokasi turnamen, Rabu (24/6).

Turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp50 juta ini diharapkan murni menjadi panggung pembuktian bakat dan kompetisi yang sehat, bukan tempat meluapkan emosi.

Usai memberikan arahan, Wabup Wurja melakukan tendangan pertama (kick-off) sebagai simbol resmi dimulainya kompetisi. Laga pembuka langsung menyajikan duel antara Satset FC dari Purbayasa melawan Bambu Kuning FC dari Kutamendala.

Kepala Desa Kalijurang, Edy Riyanto, juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengedepankan semangat persaudaraan di lapangan hijau.

"Kami berharap seluruh peserta menjaga semangat fair play dan menjadikan pertandingan sebagai ajang persaudaraan, bukan perselisihan," kata Edy.

Sementara itu, Ketua Panitia Wurja Cup 2026, Rosul, menambahkan bahwa esensi dari turnamen ini adalah menyediakan ruang pembinaan yang sehat bagi sepak bola Brebes, khususnya di wilayah selatan agar lebih kompetitif.

Selain Wakil Bupati dan Kepala Badan Kesbangpol, acara pembukaan ini turut dihadiri oleh perwakilan pengurus PSSI Brebes Bambang Purwanto, jajaran Forkopimcam Tonjong (Camat, Kapolsek, Danramil), serta tokoh masyarakat setempat.