Mobil Tak Kuat Menanjak, Terjun ke Jurang 300 Meter di Pekalongan: Satu Tewas, Dua Luka-luka
.
Minggu, 21/06/2026, 22:56:21 WIB

PanturaNews (Pekalongan) – Sebuah kecelakaan maut terjadi wilayah pegunungan Pekalongan. Diduga akibat tidak kuat menanjak di jalur ekstrem, sebuah mobil Suzuki Futura terjun bebas ke dalam jurang sedalam 300 meter di ruas jalan menuju Dukuh Pulosari, Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Tragedi ini merenggut satu korban jiwa, sementara dua penumpang lainnya, termasuk seorang anak berusia 7 tahun mengalami luka-luka akibat benturan keras.

Informasi yang dihimpun, petaka ini bermula saat mobil bernomor polisi B 1309 PKY tersebut melintasi jalur menanjak dan berkelok tajam di kawasan RPH Kapundutan, Petak 36. 

Saat berada di tanjakan, mobil warna abu-abu metalik itu diduga hilang tenaga, lalu bergerak mundur tak terkendali hingga keluar jalur dan meluncur ke dasar jurang yang sangat dalam.

Kapolsek Lebakbarang, Iptu Daryanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Begitu menerima laporan dari warga yang gempar, petugas langsung berhamburan ke lokasi guna melakukan evakuasi dramatis.

"Setelah menerima laporan, anggota langsung ke lokasi untuk membantu evakuasi korban. Tiga orang menjadi korban dalam peristiwa ini," kata Iptu Daryanto.

Korban Tewas Asal Jakarta

Nahas bagi Kholidin (39). Pria asal Jakarta Barat ini mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Pekalongan akibat luka parah yang dideritanya setelah mobil terhempas ke dasar jurang.

Sementara dua korban selamat saat ini masih terkulai lemas di ruang perawatan rumah sakit. Korban Abdul Basit (26) mengalami luka robek di kepala serta lecet-lecet di sekujur tubuhnya. Sedangkan bocah malang bernama Akbar (7) mengalami luka sobek cukup parah di bagian leher sebelah kiri hingga ke belakang.

Medan Ekstrem Hambat Evakuasi Mobil

Hingga sore hari, bangkai mobil milik sebuah perusahaan swasta tersebut masih teronggok di dasar jurang. Polisi mengaku kesulitan mengangkat bangkai kendaraan lantaran medan di sekitar lokasi yang sangat ekstrem dan curam.

Petugas dari Polsek Lebakbarang kini sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Kasus kecelakaan tunggal ini juga telah dikoordinasikan dengan Unit Laka Lantas Polres Pekalongan guna penyelidikan lebih lanjut.

Atas kejadian ini, Kapolsek Lebakbarang mewanti-wanti masyarakat, khususnya para pelancong atau pengendara dari luar kota, agar ekstra waspada saat menjajal jalur pegunungan yang terkenal rawan tersebut.

"Pengendara harus memastikan kondisi kendaraan benar-benar prima, karena jalur di wilayah ini cukup menantang," tegasnya.