Gempur Budaya Asing, Ratusan Warga Brebes Berjubel Nonton Film Sineas Muda Agar Tidak Lupa Asal-usul
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Sabtu, 20/06/2026, 22:57:31 WIB

PanturaNews (Brebes) – Ratusan warga tumplek blek memadati Pelataran Balai Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Sabtu (20/6) malam. 

Tua muda, besar kecil, semuanya berjubel demi menyaksikan pemutaran film karya sineas muda asli Brebes dalam acara Brebes Night Creative (BNC) dan Ider Film.

Suasana malam minggu yang biasanya sepi langsung berubah meriah. Warga tampak asyik lesehan sambil menikmati lima film lokal yang diputar, yakni Tabet, Sawengi, Benta Benti, Berandal, dan Jendela. 

Film-film ini bikin warga betah karena ceritanya mengangkat legenda daerah dan menggunakan bahasa khas Brebese yang blak-blakan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes, Fajar Adi Widiarso, yang hadir langsung membuka acara, mengaku kaget sekaligus bangga melihat antusiasme masyarakat di balai desa. 

Ia menegaskan, karya anak-anak muda Brebes ini gak boleh dipandang sebelah mata.

"Film lokal ini bukan sekadar hiburan, tapi juga media promosi daerah yang efektif. Para sineas muda kita sudah bikin karya keren yang merekam identitas Brebes. Makanya, kudu kita dukung bareng-bareng," tegasnya.

Kepala Desa Padasugih, Sugiharto, mengaku senang melihat warganya yang sangat antusias. 

Menurutnya, tontonan gratis ini bukan cuma menghibur, tapi juga untuk mengedukasi sejarah kepada anak-anak zaman sekarang.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Film-film lokal ini mengangkat legenda dan budaya daerah kita sendiri. Biar anak-anak dan generasi muda kagak lupa sama asal-usul wilayahnya. Ini cara kita memperkuat kearifan lokal untuk menggempur budaya luar (asing)," kata Sugiharto.

Bukan cuma nonton film, warga juga dihibur dengan berbagai aksi seni tradisional mulai dari tari, teater, hingga musik yang dimainkan oleh anak-anak sekolah dari tingkat TK sampai SMP.