![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kusmiah(65), seorang juru parkir lansia di Brebes, Jawa Tengah, sempat viral usai aksi heroiknya menggagalkan perampokan bermodus pecah kaca senilai Rp3,6 miliar.
Setelah sebelumnya sempat menjadi perbincangan karena hanya menerima uang terima kasih sebesar Rp100 ribu, kini Kusmiah mendapatkan berkah luar biasa berupa hadiah ibadah umrah gratis dari korban, yakni Haji Kliwon Alwawan.
Berdasarkan unggahan yang beredar di media sosial Facebook, seperti yang terlihat dalam akun bernama Moms Dylan membagikan momen pertemuan hangat antara Kusmiah dan pemilik uang, Haji Kliwon Alwawan.
Dalam unggahan tersebut, pihak keluarga menyampaikan rasa syukur karena Kusmiah akhirnya diberangkatkan umrah beserta seluruh ongkosnya oleh korban.
"Alhamdulillah mama olih umroh berikut ongkos dari bapak Haji Kliwon Alwawan. Trimakasih bapak haji Kliwon Alwawan," tulis keterangan dalam unggahan fotonya, yang merupakan anak dari juru parkir, Kamis 18 Juni 2026.
Kabar gembira ini pun langsung dibanjiri komentar positif dari netizen. Warganet menilai wajar jika pada saat kejadian korban hanya memberikan uang Rp100 ribu karena dalam kondisi panik.
Namun, pembuktian balas budi dari Haji Kliwon yang membiayai umrah Kusmiah dinilai sebagai bentuk apresiasi yang sangat layak dan mengundang haru.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa penggagalan perampok tersebut terjadi di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes pada Senin (15/6). Kusmiah yang sedang berjaga dengan refleks berteriak lantang saat melihat pelaku memecahkan kaca mobil Pajero Sport milik Kliwon Alwawan dan akan menggasak kantong plastik berisi uang miliaran rupiah.
Teriakan Kusmiah memicu kepanikan pelaku hingga uang miliaran tersebut sempat tercecer di jalanan sebelum akhirnya berhasil diamankan utuh oleh warga sekitar.
Atas keberaniannya, ia sempat diberi uang Rp100 ribu yang kemudian ia bagi rata masing-masing Rp25 ribu kepada tiga orang lain di lokasi kejadian, yaitu dua rekan juru parkir dan seorang pengemudi ojek online.
Kusmiab, yang sehari-hari bertahan hidup dari lahan parkir seadanya sambil berjualan minuman dingin di seberang kantor bank, mengaku ikhlas menolong tanpa mengharapkan imbalan besar.
Namun kini, ketulusan hati perempuan lansia tersebut berbuah manis dengan kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci.