![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus bergerak aktif melakukan pembinaan kepada warga.
Langkah ini dilakukan guna memperkuat partisipasi politik sekaligus menjaga stabilitas dan harmonisasi di tingkat daerah.
Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan bertema "Peran Pendidikan Politik dalam Partisipasi Masyarakat" yang digelar di Kecamatan Jatibarang, Senin (15/06/2026).
Acara yang berlangsung tertib ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Jatibarang. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, serta didampingi langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes, Cecep Aji Suganda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Brebes, Wurja, menegaskan bahwa keterlibatan aktif warga negara merupakan indikator utama dari keberhasilan pembangunan dan kualitas demokrasi di suatu daerah.
Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya menempatkan diri sebagai objek pembangunan, melainkan harus menjadi subjek yang ikut mengawasi dan memberikan masukan.
"Partisipasi masyarakat bukan sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk membangun daerah dan bangsa yang lebih maju," tegas Wurja.
Wurja juga menambahkan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan. Diperlukan adanya dukungan, kolaborasi, dan sinergi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.
"Masyarakat yang aktif akan mampu memberikan masukan, mengawasi jalannya pemerintahan, serta ikut berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya," imbuhnya.
Senada dengan Wakil Bupati, Kepala Badan Kesbangpol Brebes, Cecep Aji Suganda, menekankan bahwa pendidikan politik memiliki peran krusial sebagai sarana untuk menyamakan persepsi di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa esensi pendidikan politik jauh lebih luas daripada sekadar urusan pemilihan umum (Pemilu).
"Pendidikan politik bukan hanya soal pemilihan umum, melainkan upaya membangun budaya politik yang santun, dewasa, dan bertanggung jawab. Kita harus menjaga toleransi dan keharmonisan di tengah keberagaman. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Cecep.
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, acara ini juga menghadirkan beberapa narasumber lintas sektor. Kanit Kamsel Polres Brebes, Aiptu Destian Adi Prayogo, hadir memberikan materi mengenai pentingnya kedisiplinan berlalu lintas sebagai wujud warga negara yang taat hukum.
Sementara itu, Kabid Poldagri & Ormas Kesbangpol Brebes, Fetiana Dwiningrum, memaparkan secara detail mengenai peran dan fungsi lembaganya dalam menjaga stabilitas dan memfasilitasi organisasi kemasyarakatan di daerah.
Melalui edukasi yang gencar dan menyeluruh ini, Pemkab Brebes berharap masyarakat Jatibarang dapat menjadi motor penggerak terciptanya lingkungan yang kondusif, harmonis, dan melek politik.