![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes)— Perisai Demokrasi Bangsa Provinsi Jawa Tengah resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I di King Royal Hotel, Kabupaten Brebes, Sabtu (13/6/2026).
Forum perdana ini fokus merumuskan langkah konkret untuk memperkuat demokrasi yang beretika serta mendongkrak partisipasi aktif masyarakat.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat harus bertumpu pada pondasi kepercayaan, kejujuran, dan kesantunan, bukan sekadar ruang kosong.
Ia berharap organisasi kemasyarakatan (ormas) melahirkan program kerja aplikatif yang menyentuh masyarakat akar rumput.
"Demokrasi membutuhkan orang-orang yang berani bersuara, namun tetap santun, yang berbeda pandangan tetapi tetap saling menghargai," ujar Paramitha.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Jateng, Harso Susilo, mengingatkan pentingnya peran ormas sebagai benteng stabilitas daerah guna menangkal informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
Ketua Umum Perisai Demokrasi Bangsa, M. Rikza Hasballa, memastikan program kerja organisasi ke depan akan difokuskan pada tiga pilar utama:
Pendidikan Politik: Meningkatkan kualitas pemahaman politik warga.
Kawal Demokrasi: Menjaga iklim politik yang jujur dan berintegritas.
Kolaborasi Lintas Sektoral: Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah dan masyarakat.
Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Brebes Wurja, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Ambariyantomo, Kepala Kesbangpol Brebes, Cecep Aji Suganda, serta jajaran pengurus daerah se-Jawa Tengah.