Lagi, DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Gelar Bakti Sosial Pengobatan dan Makan Siang Gratis
LAPORAN JOHARI
Rabu, 10/06/2026, 18:09:27 WIB
Pengobatan Gratis

PanturaNews (Tegal) - Setiap tanggal 10, DPC PDI Perjuangan Kota Tegal menggelar bakti sosial (baksos) berupa pengobatan dan makan siang gratis. Digelar di Jalan Srigunting, Kelurahan Randu Gunting, Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Rabu 10 Juni 2026.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Edy Suripno mengatakan, pengobatan dan makan siang gratis merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tanggal 10 setiap bulannya. Sebagai bentuk perhatian PDIP terhadap kondisi masyarakat saat ini.

"Kali ini digelar di Kecamatan Tegal Selatan, tempatnya di Kelurahan Randugunting, mulai pukul 08.00 sampai selesai," ujar Edy Suripno.

Menurutnya, sejak dibuka pengobatan gratis pada pukul 08.00 pagi, warga antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Terbukti acara belum dibuka warga sudah mengantri untuk mendaftar. 

"Ini bukti warga sangat antusias dan peduli akan kesehatannya," ujar Uyip penggilan Edy Suripno.

Terkait target kehadiran, Uyip menegaskan tidak ada target, selama masih buka tetap dilayani.

"Enggak ada target berapa orangnya, yang jelas sampai selesai," imbuhnya.

Menurut Uyip, kehadiran bakti sosial pengobatan dan makan siang gratis ini, untuk membangun kebersamaan dan membangun pondasi berupa kesehatan dan ketahanan pangan masyarakat.

"Spirit gotong royong yang dulu diajarkan dan menjadi ciri khas bangsa, dengan adanya kegiatan ini lebih terasa," ujar Uyip.

Lebih lanjut menurut Uyip, bulan depan akan digelar di Kecamatan Margadana, selain pengobatan dan makan siang gratis juga akan ada donor darah. 

"Waktu pertama ada Pap Smear atau prosedur medis untuk mendeteksi kanker serviks serta mengidentifikasi sel abnormal yang berpotensi menjadi kanker. Kali ini pemeriksaan kesehatan biasa, bulan depan kita adakan donor darah di Kecamatan Margadana," kata Uyip.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Tegal, Sutari mengatakan bahwa PDI Perjuangan adalah partai nasionalis yang dekat dengan rakyat.

Menurutnya, kegiatan pengobatan dan makan siang gratis ini untuk​ mengisi Kekosongan. Karena selama ini program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), baru menyentuh sasaran tertentu seperti ibu hamil, ibu rentan, lansia, dan siswa sekolah.

​"Kegiatan mandiri ini sengaja dirancang untuk merangkul kelompok yang belum tercover, seperti tukang ojek, buruh becak, pedagang miskin, hingga tenaga bangunan. Mereka diajak untuk datang, berobat, dan makan gratis agar pemenuhan pangan bisa dirasakan secara merata oleh warga Kota Tegal," tegas Sutari.