![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa warga belajar dan lulusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki hak, kedudukan, dan kesempatan yang sama dengan lulusan pendidikan formal.
Jalur pendidikan kesetaraan bukan lagi sekadar pilihan kedua, melainkan pembuktian semangat untuk maju.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Mbak Mitha saat menutup kegiatan Perkemahan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan (Jawara) Tahun 2026 di Objek Wisata Tuk Sirah Pemali, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Minggu (7/6/2026).
"Pemilihan jalur pendidikan kesetaraan bukan berarti pilihan kedua. Justru di sini terlihat semangat luar biasa untuk bangkit, belajar, dan membuktikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan meraih cita-cita. Kalian adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti melangkah," tegas Bupati Brebes.
Kualitas SDM PKBM Harus Siap Bersaing dengan Investasi Masuk
Bupati Mitha mengingatkan, saat ini Kabupaten Brebes sedang berkembang pesat menjadi daerah tujuan investasi utama. Banyak perusahaan besar masuk dengan nilai investasi mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan nonformal menjadi sangat krusial agar warga lokal tidak sekadar menjadi penonton.
"Kualitas sumber daya manusia harus terus ditingkatkan agar masyarakat Brebes mampu bersaing dan menjadi pelaku utama pembangunan. Pemerintah telah menyediakan berbagai program bantuan pendidikan dan beasiswa yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya," tambahnya.
Ijazah Sah dan Diakui Negara untuk Kuliah Maupun Kerja
Mendukung pernyataan Bupati, Pengurus PKBM Budi Utomo Paguyangan, Mardani, dalam laporannya menjelaskan bahwa salah satu tujuan Perkemahan Jawara adalah mematahkan stigma negatif di masyarakat. Ia memastikan ijazah Paket A, B, dan C memiliki kekuatan hukum penuh.
"Ijazah yang diterbitkan PKBM memiliki legalitas yang sah dan diakui negara, sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun melamar pekerjaan. Ini yang terus kami sosialisasikan karena masih banyak masyarakat yang belum memahaminya," terang Mardani.
Perkemahan Diikuti 48 PKBM se-Kabupaten
Kegiatan Perkemahan Jawara 2026 ini diinisiasi oleh Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Brebes dengan mengusung tema “Pendidikan Kesetaraan Berkarya Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas”.
Berlangsung selama dua hari, ajang ini diikuti oleh perwakilan dari 48 PKBM dari seluruh wilayah Kabupaten Brebes. Setiap lembaga mengirimkan regu putra dan putri yang terdiri atas warga belajar rumpun Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).
Rangkaian acara ditutup secara simbolis dengan pelepasan burung perkutut oleh Bupati Brebes bersama jajaran Dindikpora dan Forkopimcam Paguyangan.