Petugas Haji Kloter SOC 8 Brebes Siap Wujudkan Tiga Sukses Haji 2026
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Sabtu, 23/05/2026, 19:33:20 WIB

PanturaNews (Makkah) — Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) yang mendampingi jemaah calon haji Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) SOC 8 telah tiba di Makkah, Arab Saudi. 

Setibanya di Tanah Suci, para petugas langsung bergerak mengawal misi "Tiga Sukses Haji 2026" yang dicanangkan pemerintah, yakni sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi, serta sukses peradaban dan keadaban.

Ketua Kloter SOC 8, Karwono, menegaskan bahwa kedatangan timnya di Makkah menandai dimulainya fase krusial dalam operasional pelayanan jemaah. Seluruh unsur petugas berkomitmen melebur dalam satu kesatuan sistem untuk memastikan hak-hak pelayanan jemaah terpenuhi secara berkelanjutan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan petugas sektor di Makkah. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh jemaah asal Brebes mendapatkan pelayanan terbaik agar mereka bisa fokus mengejar target tiga sukses tersebut," ujar Karwono di Makkah, Sabtu (23/5/2026).

Bimbingan Ritual Intensif

Pembimbing Ibadah Haji Kloter SOC 8, Dr. Ratoni, L.C., memaparkan bahwa pilar sukses ritual menjadi hulu dari seluruh rangkaian operasional. Petugas bimbingan ibadah kini mulai mengintensifkan edukasi manasik di hotel tempat jemaah menginap guna mematangkan pemahaman fikih perhajian, mulai dari niat ihram hingga tahallul.

"Tantangan utama di Makkah adalah kepadatan massa dan keragaman latar belakang jemaah, khususnya lansia. Kami melakukan pendampingan spiritual yang persuasif agar jemaah tidak mengalami disorientasi atau kebingungan saat puncak haji nanti," kata Ratoni.

Melalui pilar sukses peradaban dan keadaban, petugas juga menanamkan nilai-nilai kesabaran, toleransi, dan kesetaraan antarsesama umat Muslim dari berbagai belahan dunia. Sementara pada pilar sukses ekosistem ekonomi, kemandirian serta kedisiplinan yang ditempa selama di Makkah diharapkan menjadi bekal produktif saat jemaah kembali ke tanah air.

Kesiapan Logistik dan Layanan Kesehatan

Di tempat terpisah, Petugas Haji Daerah bidang umum, Azmi Asmuni Majid, menjelaskan bahwa orientasi wilayah hotel, pemetaan jalur transportasi bus salawat, dan distribusi konsumsi jemaah menjadi prioritas layanan umum pada hari-hari pertama di Makkah. Edukasi berkala diberikan agar jemaah mampu mandiri dan mengenali lingkungan sekitar akomodasi.

Sementara itu, mengantisipasi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi, tim medis bergerak cepat melakukan skrining kesehatan ulang. Petugas Kesehatan, Supardi, bersama Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dr. Naely Sofia dan Gandar Apriliyandi, mulai mendatangi kamar-kamar jemaah untuk memantau kondisi fisik mereka.

"Langkah promotif dan preventif kami maksimalkan. Kami terus mengingatkan jemaah, terutama yang masuk kategori risiko tinggi (risti), untuk menjaga hidrasi dan tidak memaksakan diri beraktivitas di luar ruangan pada siang hari," urai Supardi.

Upaya total dari para petugas Kloter SOC 8 ini merupakan bentuk pengejawantahan dari instruksi Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, yang meminta petugas sigap melayani dengan sepenuh hati. Dedikasi ini diharapkan mampu mengantarkan seluruh jemaah meraih predikat haji mabrur sekaligus menjaga keselamatan mereka hingga kembali ke Kabupaten Brebes.