![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) — Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersiap mengambil peran sentral dalam rantai pasok program nasional.
Sebanyak 162 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah tersebut kini resmi disiapkan untuk menjadi pemasok (supplier) utama komoditas pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini menyusul peresmian KDKMP secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/5/2026).
Pusat peresmian dipusatkan di Kecamatan Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, sementara titik peluncuran di Brebes ditempatkan di KDKMP Desa Kendawa, Kecamatan Jatibarang.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi atas akselerasi pembangunan koperasi ini.
Hanya dalam kurun waktu tujuh bulan sejak digagas pada November 2025, pemerintah berhasil mengoperasikan 1.061 koperasi dari target awal 1.300 titik di seluruh Indonesia.
"Tadinya 1.300 akan diresmikan, tetapi sepertinya ada yang tidak siap dan ada yang buru-buru. Intinya adalah kita mendirikan konsep sampai terwujud kurang dari setahun. Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Ini prestasi bagi bangsa Indonesia," ujar Presiden Prabowo.
Integrasi antara koperasi desa dan Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan menjadi motor baru penggerak ekonomi arus bawah.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menilai skema kewajiban serap ini sebagai angin segar bagi sektor pertanian dan pelaku usaha mikro di wilayahnya.
Brebes, yang selama ini dikenal sebagai lumbung bawang merah, diharapkan bisa menyuplai berbagai komoditas pangan segar lainnya langsung ke dapur-dapur program pemerintah tanpa lewat tengkulak.
"Melalui koperasi ini, kita ingin memastikan bahwa potensi desa dapat dikelola secara optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal," kata Paramitha.
Paramitha juga mewanti-wanti agar 162 koperasi yang sudah berdiri tidak sekadar menjadi papan nama.
Ia mendesak jajaran pengurus untuk menerapkan manajemen yang sehat, transparan, dan profesional agar perputaran uang program makan gratis benar-benar dinikmati oleh masyarakat desa.
Sementara, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo menegaskan, seluruh dapur umum penyedia makan gratis nantinya diwajibkan menyerap bahan baku dari koperasi desa setempat.
"Saya nilai desa yang tidak punya koperasi itu rugi, karena ke depannya koperasi ini akan bersinergi dengan MBG sebagai supplier. Dapur MBG diwajibkan mengambil kebutuhan barang dari KDKMP," tegas Ambariyantomo.
Ia menambahkan, saat ini baru 162 titik di Brebes yang siap beroperasi karena sisanya masih terkendala kendala klasik ketersediaan lahan. Kendati demikian, pembangunan tahap kedua akan segera digulirkan untuk mengakomodasi wilayah yang belum tercakup.
Sebagai penanda dimulainya operasional koperasi, jajaran Forkopimda Brebes menutup acara dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan KDKMP Desa Kendawa.