![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) -- Sejumlah wali murid Kelompok Bermain (KB) Muslimat NU Suka Kaliwadas, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, menyatakan keberatan atas tingginya biaya kegiatan perpisahan atau Akhirussanah tahun ajaran 2025/2026.
Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang beredar, pihak panitia menetapkan rincian biaya yang dinilai memberatkan, terutama bagi siswa yang akan lulus atau pindah sekolah.
Dalam edaran tersebut, biaya total bagi siswa yang lulus dipatok sebesar Rp905.000. Beberapa poin pengeluaran yang menjadi sorotan wali murid antara lain untuk kenang-kenangan sebesar Rp250.000, sewa gedung (Hotel Grand Dian Slawi) Rp170.000, ijazah & foto Rp155.000, atribut lainnya seperti plakat, dekorasi, souvenir, hingga dokumentasi.
Sementara itu, bagi siswa yang tidak lulus atau melanjutkan di instansi yang sama, tetap dikenakan biaya sebesar Rp265.000 untuk keperluan konsumsi, sewa gedung, dan administrasi lainnya.
Sejumlah wali murid mengaku sempat melayangkan protes dan menyatakan keberatan terhadap nominal tersebut.
Mereka menganggap biaya mendekati satu juta rupiah untuk tingkat Kelompok Bermain sangat tidak rasional di tengah kondisi ekonomi saat ini.
"Biayanya terlalu tinggi untuk ukuran PAUD/KB. Kami sudah mencoba menyampaikan aspirasi, tapi sepertinya tidak dihiraukan dan keputusan tetap berjalan sesuai rincian tersebut," ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Berdasarkan surat tersebut, batas akhir pembayaran ditetapkan pada Sabtu, 6 Juni 2026, sedangkan acara puncak rencananya akan digelar pada Selasa, 9 Juni 2026 mendatang di Hotel Grand Dian, Slawi.