Tak Mampu Bayar Upah Tukang, Rumah Warga Miskin di Brebes Ambruk Dimakan Usia
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 14/05/2026, 18:43:04 WIB

PanturaNews (Brebes) — Persoalan kemiskinan ekstrem kembali menunjukkan wajahnya yang pilu di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. 

Sebuah rumah milik Koriah, warga Desa Kalimati, Kecamatan Brebes, ambruk rata dengan tanah pada Selasa (12/5/2026) sore akibat kondisi bangunan yang lapuk.

Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini memotret celah dalam program bantuan perumahan bagi warga tidak mampu.

Rumah yang dihuni Koriah bersama keluarganya itu roboh sekitar pukul 17.00 WIB. Kerangka atap kayu yang telah menahun dimakan rayap tak lagi sanggup menopang beban genteng. 

Kini, keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 (sangat miskin) tersebut kehilangan tempat tinggal dan harus menumpang di rumah kerabat.

Koriah menuturkan, dirinya sudah lama menyadari ancaman bahaya dari kondisi rumahnya. Namun, pendapatan yang tak menentu membuatnya hanya bisa pasrah. 

"Saya sudah beberapa kali meminta bantuan perbaikan melalui program rumah tidak layak huni (RTLH). Tapi karena kondisi ekonomi, saya belum mampu memperbaiki sendiri," ujarnya saat ditemui, Kamis (14/5/2026).

Kepala Desa Kalimati, Lukman Hakim, membenarkan bahwa Koriah merupakan sasaran prioritas bantuan. Namun, ia mengungkapkan adanya kendala struktural dalam penyaluran bantuan pemerintah selama ini.

Menurut Lukman, pihak desa sebenarnya sudah berulang kali menawarkan program perbaikan rumah. Namun, skema bantuan tersebut biasanya hanya mencakup material bangunan. 

"Keluarga belum memiliki kemampuan swadaya untuk membiayai upah tukang dan kebutuhan lainnya. Inilah yang membuat perbaikan tak kunjung terealisasi hingga akhirnya bangunan roboh," jelas Lukman.

Menanggapi musibah ini, Pemerintah Kabupaten Brebes memastikan akan melakukan langkah diskresi. 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, mengatakan akan segera menurunkan tim ke lapangan.

La Ode menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Bidang Perumahan Rakyat untuk berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) guna menyalurkan bantuan dalam bentuk dana tunai.

"Akan kami tindak lanjuti bersama Baznas agar bantuan yang diberikan berupa uang, sehingga bisa digunakan untuk pengerjaan konstruksinya juga. Saya sudah instruksikan jajaran agar segera melakukan penanganan," kata La Ode.