Puluhan Pelajar SMP dan SMA di Brebes Adu Skill Menulis Resensi Buku
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Senin, 11/05/2026, 17:49:17 WIB

PanturaNews (Brebes) – Puluhan pelajar dari jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se-Kabupaten Brebes saling beradu kemampuan dalam Lomba Pembuatan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tahun 2026.

Kompetisi yang diinisiasi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Brebes ini bertujuan untuk mengasah daya kritis siswa dalam menganalisis sebuah karya.  

Kegiatan penjurian yang berlangsung intensif di Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Brebes ini diikuti oleh peserta yang sangat antusias. 

Sebelum memasuki tahap final, para peserta terlebih dahulu dibekali dengan materi teknis kepenulisan pada akhir April 2026 untuk mempertajam kualitas ulasan mereka.  

Dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi literasi menerapkan standar penilaian yang menyeluruh. 

Beberapa poin utama yang dinilai meliputi kelengkapan data, yakni ketepatan dalam menyajikan identitas buku yang diulas. Kemudian, kemampuan dalam merangkum isi buku secara mendalam dan komprehensif.  

Selain itu, kedalaman ulasan mengenai keunggulan serta kekurangan buku dan penggunaan bahasa yang komunikatif dan sesuai aturan. Termasuk, pengecekan keaslian tulisan melalui aplikasi Turnitin untuk mencegah plagiarisme.  

Salah satu dewan juri, Muamar Riza Pahlevi, mengungkapkan bahwa persaingan tahun ini sangat ketat. 

"Kami cukup kesulitan menentukan juara karena hasil karya mereka bagus-bagus dengan selisih nilai yang sangat tipis," ujarnya, Senin 11 Mei 2026.

Adapun, setelah melalui proses kurasi yang ketat, Dinarpusda mengumumkan para pemenang sebagai berikut:

Kategori SMP:

   1. Juara 1: Nudhiya Marisa (SMPN 2 Salem).  

   2. Juara 2: Dwi Mughni Nuarini (SMPN 5 Brebes).  

   3. Juara 3: Nur Rahma Dhani (SMPN 1 Ketanggungan).  

Kategori SMA:

   1. Juara 1: Cintya Alentina Laura (SMAN 1 Paguyangan).  

   2. Juara 2: Maitsha Nesa Aruna (SMAN 1 Bumiayu).  

   3. Juara 3: Bianca Nuril Fadhila Efendi (SMAN 2 Brebes).  

Melalui lomba ini, ia berharap budaya membaca tidak lagi sekadar hobi musiman, melainkan telah bertransformasi menjadi gaya hidup dan kebutuhan bagi generasi muda di Kabupaten Brebes.