Perdana, Universitas Harkat Negeri Tegal Wisuda 838 Sarjana dan Ahli Madya
LAPORAN JOHARI
Selasa, 05/05/2026, 15:53:24 WIB
Prosesi wisuda

PanturaNews (Tegal) - Untuk pertama kalinya, Universitas Harkat Negeri Tegal menggelar wisuda. Sebanyak 838 mahasiswa diwisuda untuk jenjang Sarjana, Sarjana Terapan dan Ahli Madya di Sebayu Convention Hall Bahari Inn Hotel, Kita Tegal, Selasa 05 Mei 2026.

Dihadiri Rektor Universitas Harkat Negeri, Wakil Wali Kota Tegal, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Harapan Bersama, Muhammad Syahrial, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Harapan Bersama, Dr. Iwan Faidi, Forkopimda dan Ketua DPRD di wilayah Brebes, Tegal dan Kabupaten Tegal. Orasi Ilmiah disampaikan oleh Helmi Yahya.

Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said mengatakan, Wisuda memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar penyerahan ijazah. Namun simbol bahwa perguruan tinggi telah menunaikan tugasnya membentuk insan yang berilmu, berkarakter, dan siap mengabdi. 

"Wisuda menjadi awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Awal dari ujian yang lebih nyata. Awal dari dunia yang menuntut bukan hanya kecerdasan, melainkan juga integritas. Bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kebijaksanaan. Bukan hanya gelar, tetapi juga keberanian untuk memberi manfaat," ujar Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said.

Sudirman menegaskan bahwa ilmu yang telah diperoleh bukanlah milik pribadi semata. Tetapi amanah yang harus digunakan untuk membangun, bukan meruntuhkan, untuk menerangi bukan menyesatkan, untuk memuliakan kehidupan bukan sekadar mengejar kepentingan diri, yang menjadi letak nilai sejati seorang lulusan Universitas Harkat Negeri.

Universitas Harkat Negeri lahir dari proses besar penggabungan Politeknik Harapan Bersama dan STMIK Tegal, sebuah proses yang semula direncanakan selesai pada tahun 2026, namun dapat diwujudkan dalam waktu hanya enam bulan. 

"Capaian ini menunjukkan bahwa ketika ada visi yang jelas, kerja kolektif yang kuat, dan tekad untuk maju, maka hal yang tampak mustahil pun bisa diwujudkan menjadi kenyataan," tutur Sudirman Said.

Ia menegaskan bahwa Universitas Harkat Negeri tidak ingin menjadi kampus yang hanya sibuk dengan urusan administratif. Namun ingin menjadi kampus yang hidup, bergerak, dan berdampak. Karenanya Harkat Negeri tengah mengimplementasikan Outcome-Based Education atau OBE, agar pendidikan tidak berhenti pada proses mengajar, melainkan benar-benar memastikan capaian pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. 

Pihaknya juga mendorong program Kampus Berdampak dan magang industri, karena perguruan tinggi harus hadir di tengah masyarakat, memecahkan masalah, dan memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan IPM serta PAD daerah sekitar kampus melalui penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Kami percaya, kampus tidak boleh menjadi menara gading. Kampus harus menjadi jantung perubahan. Kampus harus menjadi ruang lahirnya ide, laboratorium solusi, dan pusat lahirnya generasi yang bukan hanya siap bekerja, tetapi juga siap memimpin perubahan," tegas Sudirman Said.

Itulah sebabnya Universitas Harkat Negeri terus memperkuat program beasiswa, mulai dari Beasiswa Harkat Negeri, Nusantara, ASEAN, hingga KIP-K. 

"Kami memastikan bahwa akses pendidikan tinggi tidak hanya dimiliki oleh mereka yang mampu secara ekonomi, tetapi juga oleh mereka yang punya kemampuan, semangat, dan kehendak untuk maju," ujarnya.

Di tingkat pengembangan institusi, Harkat Negeri juga menjalin kerja sama dengan berbagai kampus dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan, UHN telah membangun langkah strategis melalui kerja sama dengan Harvard Medical School dalam program primary healthcare dan penyiapan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan. 

"Ini adalah bukti bahwa Universitas Harkat Negeri tidak puas hanya menjadi besar secara lokal, tetapi sedang mempersiapkan diri untuk hadir sebagai institusi pendidikan yang berdaya saing tinggi, terbuka pada kolaborasi global, dan percaya diri menatap masa depan," katanya.

Harkat Negeri juga tengah menyiapkan pusat-pusat kajian sebagai lokomotif riset dan inovasi, seperti Pusat Studi Perkotaan Pesisir, Pusat Studi Sustainabilitas, dan Primary Healthcare Impact Lab. Momentum tersebut menjadi tonggak sejarah lahirnya generasi pertama setelah transformasi dari Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Agung Hendarto dalam laporan penyelenggaraan wisuda perdana Universitas Harkat Negeri menyebutkan, bahwa pada wisuda ke-1 Universitas Harkat Negeri Tahun 2026 ini mewisuda 2 program studi pada jenjang sarjana dari mahasiswa yang sebelumnya kuliah di STMIK Tegal. Dua program studi pada jenjang Diploma 4 dan 9 program studi pada jenjang Diploma 3, dari mahasiswa yang sebelumnya kuliah di Poltek Harber. 

Dengan jumlah wisudawan diantaranya Program Studi Sarjana Sistem Informasi sejumlah 7 wisudawan, Program Studi Sarjana Teknik Informatika sejumlah 38 wisudawan, Program Studi Diploma 4 Teknik Informatika sejumlah 125 wisudawan, Program Studi Diploma 4 Akuntansi Sektor Publik sejumlah 13 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Teknik Elektronika sejumlah 25 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Teknik Mesin sejumlah 50 wisudawan.

Kemudian Program Studi Diploma-3 Teknik Komputer sejumlah 176 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Akuntansi sejumlah 144 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Perhotelan sejumlah 10 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Desain Komunikasi Visual sejumlah 51 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Kebidanan sejumlah 17 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Farmasi sejumlah 136 wisudawan, Program Studi Diploma-3 Keperawatan sejumlah 46 wisudawan. Total ada sebanyak 838 lulusan yang diwisuda.