Bertambah Lagi, Total 3 Calon Haji Brebes Gagal Terbang Akibat Masalah Kesehatan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Jumat, 01/05/2026, 22:36:35 WIB
Suasana ratusan calon jemaah haji di Islamic Center sebelum berangkat ke Tanah Suci. (Foto: Dok)

PanturaNews (Brebes) — Jumlah jemaah calon haji asal Kabupaten Brebes yang gagal diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026 kembali bertambah. 

Hingga Jumat (1/5), tercatat total tiga orang jemaah terpaksa dipulangkan ke daerah asal karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Kasi Bina Haji dan Pelayanan Haji Kemenhaj Kabupaten Brebes, Arief Puji Hinawan, mengonfirmasi bahwa penambahan ini terjadi setelah satu jemaah lagi dinyatakan tidak memenuhi syarat istithaah (kemampuan) kesehatan saat berada di embarkasi.

"Ada penambahan satu lagi, jadi total ada tiga calon haji asal Kabupaten Brebes yang gagal berangkat karena faktor kesehatan," ujar Arief saat memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (1/5).

Sebelumnya, dua jemaah atas nama Kuryati dan Suseno telah lebih dulu dipulangkan. Keduanya merupakan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 dan 9.

Sementara itu, jemaah terbaru yang dipulangkan adalah Dairoh. Sebelum dipulangkan, Dairoh sempat menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Solo. 

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kondisi kesehatannya tetap tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan ibadah haji.

"Dairoh memilih pulang ke daerah asal anaknya di Ponorogo, Jawa Timur, atas permintaan sendiri. Padahal, Pemkab Brebes sudah menyiapkan ambulans untuk mengantar beliau kembali ke Brebes," kata Arief menjelaskan.

Satu Jemaah Masih Menunggu Observasi

Selain tiga jemaah yang dipulangkan, Arief menyebutkan masih ada satu jemaah lain yang kini tengah dalam pemantauan medis di asrama haji setelah sempat dirawat di RS Solo. Nasib keberangkatannya akan ditentukan oleh hasil observasi medis terbaru.

"Jika hasil observasi menyatakan yang bersangkutan sehat untuk terbang, maka dia bersama istrinya akan segera diberangkatkan ke Tanah Suci menyusul kloter yang tersedia," tandasnya.