![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Universitas Harkat Negeri menggelar Public Lecture Series menghadirkan Mirza Adityaswara Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022-2026 dan Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Mutmainnah (mba Iin), di Hall of Mataram, Rabu 29 April 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema “Dampak Dinamika Global terhadap Perekonomian Indonesia”.
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan soft skill bagi mahasiswa dari seluruh jurusan, khususnya dalam hal kepemimpinan dan literasi.
Menurutnya, kehadiran Mirza Adityaswara di kampus tersebut menjadi dorongan penting dalam memperluas wawasan mahasiswa. Ia juga menyoroti bahwa interaksi yang luas akan membuka peluang dan meningkatkan daya saing generasi muda.
“Semakin luas kita berinteraksi, maka wawasan dan kesempatan kita juga akan semakin luas,” ujarnya.
Sudirman menambahkan bahwa kampus memiliki komitmen untuk menjadi pusat literasi dan kreativitas. Selain kompetisi akademik, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan kolaborasi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Mutmainnah, yang turut hadir dalam giat tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kehormatan bagi Kota Tegal dan Universitas Harkat Negeri.
Ia menjelaskan bahwa dinamika global saat ini memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, mulai dari perubahan geopolitik, fluktuasi pasar, hingga perkembangan teknologi.
.jpg)
"Kita harus mampu memahami dan mengantisipasi setiap perubahan agar tetap berdaya saing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menilai kehadiran Mirza Adityaswara sebagai pembicara utama memberikan perspektif strategis terkait peran Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa dan akademisi untuk meningkatkan kemampuan analisis dan berpikir kritis, serta memperkuat kontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha, diharapkan Indonesia mampu memanfaatkan peluang dari dinamika global untuk tumbuh menjadi ekonomi yang kuat dan berdaya saing.