Menjelang Lulus, Siswi SMK di Brebes Jadi Korban Kekerasan Seksual Kerabat Sendiri
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Rabu, 29/04/2026, 11:52:52 WIB

PanturaNews (Brebes) - Impian E (16), seorang siswi kelas 3 SMK di Desa Cilibur, Kabupaten Brebes, untuk merayakan kelulusan dengan sukacita kini berganti menjadi trauma mendalam.

Menjelang akhir masa sekolahnya, remaja ini justru terungkap menjadi korban dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh kakak iparnya sendiri, berinisial I (40).

Kasus memilukan ini mencuat setelah korban yang sudah tidak kuat menahan beban mental akhirnya melapor kepada sang ibu. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi bejat tersebut diduga telah dilakukan pelaku secara berulang sejak akhir tahun 2025.

Trauma di Tengah Persiapan Kelulusan

Perangkat Desa Cilibur, Murdianto, membenarkan bahwa korban saat ini sedang berada di penghujung masa studinya. Namun, kondisi psikologis korban dilaporkan sangat terguncang akibat perbuatan terduga pelaku yang merupakan orang terdekatnya.

"Korban saat ini masih sekolah dan sebentar lagi lulus. Sangat disayangkan kejadian ini menimpanya. Kasus ini sudah ditangani pihak berwenang," ujar Murdianto saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).

Awalnya, korban dilaporkan mengalami pelecehan secara bertahap hingga berujung pada tindakan kekerasan seksual. 

Pihak keluarga yang mengetahui hal tersebut segera mengambil langkah tegas dengan mengamankan korban dan melaporkan insiden ini ke polisi.

Pendampingan dan Proses Hukum

Menanggapi kasus ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes langsung menerjunkan tim untuk memberikan bantuan.

Kepala DP3KB Brebes, Eni Listiana, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memulihkan kondisi psikis E agar tetap bisa menyelesaikan pendidikannya.

"Korban saat ini dalam pendampingan kami. Kami pastikan ia mendapatkan hak perlindungan dan penguatan psikologis," kata Eni.

Di sisi lain, Polres setempat telah menerima laporan resmi dan tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap terduga pelaku I. 

Kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini mengingat korban masih di bawah umur dan kejadian berlangsung dalam durasi waktu yang cukup lama.

Masyarakat kini didorong untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak di lingkungan keluarga dan tidak takut melapor jika menemukan indikasi kekerasan seksual terhadap anak.