![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) — Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, melakukan pemantauan langsung progres pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Senin (27/4) petang.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan kendala logistik akan segera teratasi dengan pemasangan jembatan Bailey.
Didampingi Wakil Bupati Wurja dan jajaran kepala OPD, Bupati Paramitha berkeliling area proyek untuk melihat pengerjaan fisik yang kini telah menyentuh angka 4 persen.
Salah satu fokus utama dalam peninjauan ini adalah hambatan akses jalan yang sempat memperlambat distribusi material.
Bupati mengungkapkan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi telah membuahkan hasil.
"Untuk kendala akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat, alhamdulillah sudah terbantu dari PUPR. Sudah dipinjami jembatan Bailey dan dalam 10 hari ke depan akan segera terpasang," ujar Paramitha di sela-sela kegiatannya.
Kehadiran jembatan rangka baja portabel ini diharapkan menjadi "napas baru" bagi proyek tersebut.
Dengan jembatan Bailey, kendaraan berat pengangkut material dapat masuk langsung ke titik pembangunan tanpa terkendala medan, sehingga progres fisik diyakini akan meningkat signifikan dalam waktu dekat.
Selain masalah akses, Bupati juga mengapresiasi dedikasi tim di lapangan yang bekerja ekstra keras.
Saat ini, sistem kerja lembur telah diterapkan untuk mengejar target peresmian pada Juni 2026.
Jam Operasional: 06.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Pertimbangan Warga: Operasional dibatasi hingga pukul 10 malam agar tidak mengganggu waktu istirahat penduduk desa setempat yang bermukim di sekitar proyek.
"Meski dikebut, kami tetap mengedepankan etika bertetangga dengan warga sekitar. Kami ingin sekolah ini rampung tepat waktu sebagai solusi memutus rantai kemiskinan ekstrem di Brebes," tegas Bupati.
Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah yang turut hadir dalam pemantauan tersebut, Eko, menyatakan kesiapannya untuk mengawal proyek ini hingga tuntas.
Pihaknya menjamin seluruh sumber daya akan dikerahkan agar Sekolah Rakyat berbasis asrama ini dapat segera menampung anak didik dari keluarga kurang mampu.
Proyek Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) sekaligus memberikan fasilitas pendidikan gratis yang berkualitas bagi masyarakat di wilayah pelosok.