![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal menggelar Halal bi Halal di RM Dapoer Tempo Doeloe Tegal, Sabtu 18 April 2026 pagi.
Dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Ketua FKUB Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi, Kepala OPD terkait, Camat, Lurah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Tokoh Agama, pemuda-pemudi lintas agama serta tamu undangan lainnya.
Kerukunan antar umat beragama di Kota Tegal semakin kuat berkat peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama dan pemuda lintas agama. Melalui kegiatan dialog, bakti sosial dan doa bersama menjadi bukti nyata bahwa kerukunan bisa terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini disampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya Kota Tegal telah menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun toleransi. Kehadiran perwakilan dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Tri Dharma dalam acara ini adalah simbol persatuan yang harus terus dirawat bersama.
“Saya berharap Kota Tegal dengan predikat kota toleransi ini ada tanggungjawab yang besar nanti bukan saja mempertahankan tetapi juga ditingkatkan. Ini hal yang penting,” tegas Dedy Yon
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi atas nama pribadi dan FKUB Kota Tegal melalui halal bihalal ini menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin khususnya kepada rekan-rekan mitra kerja FKUB.
Ia juga memohon do'a restu bahwa pada tanggal 21 April 2026 yang akan datang pihaknya bersama Wali Kota Tegal dan Bakesbangpol akan ke Jakarta, karena Kota Tegal masuk kedalam 10 besar Kota Toleran yang dipilih oleh Lembaga Setara Institute.
“Alhmadulillah tahun ini Kota Tegal masuk ke dalam 10 besar. Kita itu dari rangking 39 naik ke rangking 9,” ujarnya.
Firdaus menegaskan bahwa Ini semua hasil kerja semuanya termasuk dukungan penuh dari pemerintah serta dari pimpinan ormas agama termasuk camat dan lurah.