DPRD Tegal Desak Polisi Sikat Warung Tramadol: Tindak Sebelum Warga Main Hakim Sendiri
.
Kamis, 02/04/2026, 23:29:18 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Tegal, A Jafar.

PanturaNews (Tegal) - Anggota DPRD Kabupaten Tegal, A Jafar, mendesak aparat penegak hukum segera menindak tegas maraknya warung kelontong yang menjual obat keras jenis Tramadol dan Excimer secara ilegal. 

Jafar memperingatkan potensi aksi main hakim sendiri oleh warga jika peredaran obat tersebut tak kunjung diberantas.

"Harus ada penindakan tegas aparat berwenang, generasi muda harus terselamatkan. Ditindak tegas sebelum masyarakat bergerak sendiri," kata Jafar.

Politikus PKB tersebut mengungkapkan bahwa peredaran obat daftar G ini kian meresahkan karena menggunakan modus penyamaran. 

Para penjual biasanya berkedok warung kecil yang menjual kebutuhan sehari-hari untuk mengecoh warga dan petugas.

Namun, di balik etalase sabun dan mi instan, warung-warung tersebut melayani pembelian Tramadol, Hexymer, hingga Trihexyphenidyl.

"Warung tersebut terselubung dan ada kode tertentu yang diketahui para pemakai. Obat-obat ini dijual bebas tanpa resep dokter dengan akses sangat mudah," ujar Jafar.

Lebih lanjut, Jafar menyoroti dampak fatal dari konsumsi obat keras yang kini merambah ke kalangan pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa. 

Ia menyebut penyalahgunaan obat ini bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan pemicu aksi kriminalitas jalanan.

Ia menilai penggunaan Tramadol dan Excimer kerap disalahgunakan untuk meningkatkan rasa percaya diri secara instan, yang kemudian berujung pada tindakan anarkis dan brutalitas remaja.

"Selain membuat anak brutal, obat-obatan ini juga bisa menjadi pintu masuk ke narkoba yang lebih berat," tegasnya.

Desak Sanksi Pidana, Bukan Sekadar Bongkar

Jafar meminta kepolisian tidak hanya melakukan pembongkaran fisik terhadap warung-warung tersebut, tetapi juga menjerat para penjual dengan sanksi hukum pidana yang berat guna memberikan efek jera.

Selain penegakan hukum, ia menekankan pentingnya pengawasan berlapis dan edukasi di lingkungan keluarga. Menurutnya, peran orang tua menjadi benteng utama agar anak tidak terjerumus dalam lingkaran setan narkoba.

"Fokus pada penindakan hukum terhadap peredaran ilegal dan perketat pengawasan agar warung-warung ini tidak menjamur," tandas Jafar.