Mudik 4 Hari 4 Malam, Pria Asal Pemalang Jalan Kaki Dorong Gerobak Siomay dari Cilacap
.
Rabu, 18/03/2026, 23:25:35 WIB

PanturaNews (Pemalang) – Tekad kuat ditunjukkan oleh Edi Rusidi (50), seorang pedagang siomay yang memilih pulang ke kampung halaman dengan cara yang ekstrem. 

Edi melakukan perjalanan mudik dari Sampang, Cilacap, menuju Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dengan berjalan kaki sambil mendorong gerobak dagangannya.

Perjalanan sejauh kurang lebih 130 kilometer tersebut dimulai Edi sejak Senin (16/3/2026) pagi. 

Ia memprediksi akan menghabiskan waktu selama empat hari empat malam di jalanan demi bisa sampai ke Desa Banyumudal, Pemalang, pada Jumat (20/3) mendatang.

Demi Menunaikan Nazar

Aksi nekat ini bukan tanpa alasan. Edi mengungkapkan bahwa perjalanannya adalah bentuk syukur atas kesembuhan dari cedera kaki parah yang dialaminya dua tahun lalu akibat kecelakaan.

"Dulu pernah kecelakaan di kaki sampai tidak bisa jalan, dislokasi dengkul. Nazar saya, kalau bisa sembuh saya ingin jalan kaki," ungkap Edi saat melintasi jalur mudik, Rabu (18/3).

Meskipun perjalanan tersebut bisa ditempuh hanya dalam waktu tiga jam menggunakan sepeda motor, Edi mengaku sudah siap secara fisik dan mental untuk tetap berjalan kaki sesuai janjinya.

Bawa Gerobak untuk Jualan di Kampung

Selain menjalankan nazar, Edi sengaja membawa serta gerobak siomay miliknya. Setelah mencoba merantau ke Cilacap selama enam bulan terakhir, ia memutuskan untuk kembali menetap dan melanjutkan usahanya di Pemalang.

"Gerobak ini mau dibawa pulang buat jualan lagi di kampung. Kemarin sempat merantau coba-coba, ternyata hasilnya sama saja. Jadi sekalian dibawa pulang," terangnya.

Selama perjalanan, Edi sesekali beristirahat di pinggir jalan atau pom bensin sebelum melanjutkan langkahnya membelah jalur antar kota demi bertemu keluarga dan memenuhi janji masa lalunya.